Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Pertamina Siapkan US$200 Juta untuk Cari Cadangan Migas Baru

(Sat/E-2)
11/4/2019 00:30
 Pertamina Siapkan US$200 Juta untuk Cari Cadangan Migas Baru
Pekerja melintas di kawasan kilang RU V Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

GUNA meningkatkan cadangan minyak dan gas (migas) dan menjaga keberlanjutan produksi nasional, Pertamina terus berupaya mencari sumber migas baru. Selama kuartal I 2019, perusahaan pelat merah ini telah menemukan tiga cadangan migas baru untuk dieksplorasi, antara lain Sumur Randuwangi di Subang, Jawa Barat, dan di Tioli, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Menurut Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Samsu, sumur Randuwangi diperkirakan menampung cadangan minyak sebesar 15 juta barel setara minyak (mmboe). Di Toili, Pertamina EP menemukan ­cadangan gas dan kondensat di area Pertamina EP Aset 4 yang dekat wilayah itu.

“Yang terbaru, Pertamina kembali menemukan cadangan migas di sumur Benewangi, Kabupaten Siak, Riau. Pengeboran sumur ini telah dilakukan dan menghasilkan produksi minyak dengan kapasitas 540 barel per harinya,” ungkap Dharmawan, Rabu (10/4).

Khusus pengembangan Benewangi, Dharmawan menyebutkan Pertamina Hulu Energi telah mengindentifikasi beberapa potensi lain di sekitarnya dengan perkiraan sumber cadangan minyak di angka 500 juta barel setara minyak (mmboe).

“Untuk eksplorasi lapangan baru, kami memiliki komitmen pasti investasi. Perseroan menyediakan dana investasi lebih dari US$200 juta untuk program seismik. Operasi pengembangan lapangan dilakukan untuk memastikan cadangan yang ditemukan bisa berubah menjadi produksi, yang belum terbukti menjadi terbukti. Cadangan yang belum dibor akan dibor untuk membuktikan adanya cadangan migas,” kata Dharmawan.

Menurut dia, Pertamina telah mengupayakan peningkatan pene-muan sumur migas baru dengan program pengeboran dua kali lipat ketimbang tahun lalu. Jumlahnya mencapai 346 sumur.

Pertamina melalui anak usaha sektor hulu bergerak secara prog-resif untuk menemukan cadangan baru, baik di dalam wilayah kerja yang ada maupun melalui upaya new venture yang difokuskan pada lima area eksplorasi baru. Salah satunya ialah membuka akses wilayah kerja baru Maratua di wilayah Kalimantan Utara. (Sat/E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya