Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Tol Paspro Pacu Perekonomian Jatim

Pra/E-2)
11/4/2019 00:15
Tol Paspro Pacu Perekonomian Jatim
Presiden Joko Widodo (tengah) meninjau kondisi jalan tol saat peresmian pengoperasian tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) di Probolinggo, Jawa(ANTARA FOTO/Nurul Mustafa)

PRESIDEN Joko Widodo, kemarin, meresmikan ruas Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) seksi I, II, dan III dengan total panjang 31,3 kilometer.

Ruas baru itu pun akan dapat digunakan untuk keperluan arus mudik Lebaran tahun ini sehingga diyakini mampu mendistribusikan volume kendaraan secara lebih baik dan mengurangi kemacetan.

Jokowi berharap ke depannya mobilitas orang dan barang di Jawa akan semakin efektif dan efisien sehingga mampu memberikan manfaat, terutama bagi masyarakat di daerah-daerah yang dilintasi Tol Trans-Jawa.

Dengan diresmikannya Paspro seksi I-III, total Tol Trans-Jawa yang sudah terhubung menjadi 962 km, dari Merak (Banten) hingga Probolinggo (Jawa Timur).

“Kalau nanti dari Merak sampai Banyuwangi itu sekitar 1.148 km, berarti masih kurang 186 km lagi. Insya Allah tembus 2021,” ucap Presiden Jokowi, kemarin.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memprediksi dengan diresmikannya ruas tol tersebut, kepadatan di jalan nasional Pasuruan-Probolingga akan berkurang sekitar 50%.

“Kita membutuhkan tambahan 13,7 km lagi untuk melanjutkan seksi IV dari Probolinggo Timur sampai Gending. Ini akan sangat membantu akses ke kawasan wisata Bromo-Tengger-Semeru, yang merupakan kawasan stra-tegis pariwisata nasional (KSPN),” ucapnya.

Selain mendukung akses wisata, Khofifah mengatakan Tol Paspro akan memperlancar akses untuk kegiatan bongkar muat logistik pada Pelabuhan Tanjung Tembaga di Probolinggo.

“Jika Tol Paspro beroperasi dan didukung juga Tol Pandaan-Pakis yang sudah siap beroperasi, akan membuka peluang untuk bongkar muat dari Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Probolinggo, Pasuruan, dan Malang sehingga pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur akan mengalami percepatan yang luar biasa,” katanya.

Untuk kelanjutan seksi IV Tol Paspro, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengungkapkan saat ini masih dalam tahap menunggu pengajuan prakarsa dari badan usaha yakni PT Waskita Karya. (Pra/E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya