Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN) mendukung kehadiran industri dalam negeri yang bisa memproduksi peralatan dan sistem yang dibutuhkan dalam ketenagalistrikan.
Sebagai pengguna terbesar peralatan dan sistem ketenagalistrikan, PLN menjanjikan perlakuan yang adil bagi para produsen dalam negeri. Yang penting para produsen menjaga mutu dan kualitas barang yang dihasilkan dan memberikan harga yang kompetitif.
“PLN tidak ingin barang yang diberikan bermasalah karena akan memengaruhi layanan PLN ke masyarakat sehingga quality control perlu dijaga. Adapun mengenai harga, kita minta tetap yang kompetitif.
Namun, PLN juga akan memperhitungkan faktor lain seperti serapan tenaga kerja bagi produsen dalam negeri,” kata EVP Pengembangan Regional Jawa Bagian Barat PLN, Didik Sudarmadi, saat peresmian pabrik PT Arlisco Elektrika Perkasa di Legok, Tangerang, :Senin (1/4).
PT Arlisco merupakan salah satu perusahaan swasta nasional sebagai mitra PLN dalam menyediakan peralatan listrik sejak 1992 dan memproduksi sendiri sejak 2016.
Didik menambahkan bahwa PLN berharap agar berjalannya proyek-proyek kelistrikan dapat semakin menumbuhkan industri dalam negeri.
Direktur Industri Permesin-an dan Alat Mesin Pertanian Kementerian Perindustrian, Zakiyudin, mengatakan pemerintah siap memberikan dukungan bagi tumbuhnya industri pendukung tenaga kelistrikan di Indonesia. Secara makro, pemerintah telah memiliki skema tax holiday bagi perusahaan yang akan berinvetasi di Indonesia dalam jumlah tertentu.
“Ada juga fasilitas bea masuk ditanggung pemerintah (BMDTP) untuk menfasilitasi impor bahan baku yang dibutuhkan,” kata Zakiyudin.
Direktur Utama PT Arlisco Tikno S Handoko mengatakan, sebagai pelaku usaha dalam negeri, pihaknya berharap agar dapat diberikan pesanan yang lebih besar jika dibandingkan dengan importir atau distributor.
“Untuk kualitas dan after sales service tentu kami akan jaga. Tapi kami mohon agar kami bisa mendapatkan kuota pekerjaan yang lebih besar karena kami memiliki karyawan yang harus terus berproduksi. Tidak seperti importir atau distributor yang bisa diam bila tidak ada permintaan,” ujarnya. (E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved