Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH kembali menawarkan alternatif investasi dalam Surat Berharga Negara (SBN) dengan instrumen Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR006. SBR006 akan dilepas dengan kupon minimal 7,95% untuk tiga bulan pertama.
Basis penghitungannya berasal dari suku bunga acuan yang berlaku pada saat penetapan kupon yakni 6% ditambah spread tetap 195 basis poin. Tingkat kupon berikutnya dapat bertambah jika suku bunga mengalami kenaikan. Namun, tidak akan berkurang meskipun suku bunga menurun dan tetap di angka 7,95%. Mekanisme tersebut akan terulang setiap tiga bulan hingga jatuh tempo pada durasi dua tahun.
Direktur Surat Utang Negara Kementerian Keuangan Loto Srinaita Ginting mengatakan penawaran SBR hanya diperuntukkan investor individu dan khusus warga negara Indonesia (WNI) dengan minimal pemesanan Rp1 juta.
“Investasi ini aman karena dilindungi pemerintah dan juga menguntungkan karena nilai kupon ada batas minimalnya,” jelas Loto di Jakarta, :Senin (1/4).
Penawaran SBR006 akan dibuka pada 1-16 April dengan tanggal jatuh tempo 10 April 2021. Investor hanya bisa melakukan pencarian maksimal 50% dari nilai investasinya setelah 1 tahun, yakni pada 27 April-4 Mei 2020.
Pemerintah memasang target indikatif sebesar Rp5 triliun sehingga penawaran akan otomatis tertutup jika nilai SBR006 telah memenuhi target.
Loto menyebut, selain berinvestasi, penjualan SBR membuat masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam pembangunan nasional.
“Dana yang terkumpul akan digunakan pemerintah untuk pembangunan infrastruktur, revitalisasi sekolah-sekolah. Jadi masyarakat selain berinvestasi dapat ikut berperan dalam pembangunan nasional,” imbuhnya.
Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di SBR006 saat ini sudah dapat melakukan registrasi sistem daring dan menghubungi 14 mitra distribusi. Sebanyak enam di antaranya merupakan bank, yakni Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, Bank BCA, Bank Permata, dan Bank BTN.
Selain itu, bisa juga melalui Trimegah Sekuritas, Bareksa, atau Tanamduit, dan melalui fintech peer-to-peer lending yakni Modalku dan Investree. (Sat/E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved