Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Kementerian Pertanian Terapkan Industri Pertanian 4.0

Andhika Prasetyo
19/3/2019 14:21
Kementerian Pertanian Terapkan Industri Pertanian 4.0
Foto udara areal persawahan Desa Kawengen, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (7/3/2019).(Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Aji Styawan)

KEMENTERIAN Pertanian sudah mulai menerapkan industri 4.0 dalam rangka mendorong modernisasi pertanian. Saat ini, Kementan telah mengaplikasikan teknologi Sipotandi. Aplikasi tersebut dibuat untuk memonitor standing crop atau tanaman berdiri padi.

"Contohnya, di Jawa Barat luas lahan ada satu juta hektare (ha). Dari total luas itu, bisa terlihat mana yang akan panen dan tersebar di mana saja," ujar Staf Ahli Menteri Bidang Infrastruktur Pertanian Dedi Nursyamsi melalui keterangan resmi, Selasa (19/3).

Baca juga: Citra Satelit Lapan Dimanfaatkan K/L Bisa Hemat Anggaran Rp13 T

Ada juga aplikasi Kalender Tanam (Katam) yang berfungsi untuk merekomendasikan waktu tanam, pemupukan di tiap-tiap daerah. Aplikasi lain adalah Si Mantap yang dimanfaatkan PT Jasindo dalam rangka menyempurnakan program asuransi pertanian.

"Aplikasi itu membantu pihak asuransi untuk mendeteksi risiko kekeringan dan banjir, bahkan organisme pengganggu tumbuhan," ucapnya.

Berbagai inovasi tersebut, lanjutnya, diciptakan tidak lain untuk membantu mempermudah para petani melakukan usaha tani sehingga mampu mendongkrak kinerja produksi di dalam negeri. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya