Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Pupuk Indonesia Fasilitasi Distributor dan Penyalur

Andhika Prasetyo
27/2/2019 21:40
Pupuk Indonesia Fasilitasi Distributor dan Penyalur
(ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/)

PT Pupuk Indonesia menfasilitasi kerja sama antara distributor pupuk bersubsudi dan kios-kios penyalur di Jawa Barat.

Kemitraan dilaksanakan demi menjamin ketersediaan sehingga penyaluran pupuk bersubsidi di provinsi yang jadi salah satu sentra padi itu berjalan dengan lancar.

Sebanyak 24 distributor dan 476 kios yang berlokasi di Purwakarta, Subang, Karawang dan Bandung kini tergabung dalam sebuah sistem sehingga pengiriman bisa dilakukan secara lebih efektif dan efisien.

Ketika kios membutuhkan stok, para distributor siap menyalurkan dengan volume yang sesuai kebutuhan.

"Kami terus melakukan terobosan demi menjamin ketersediaan pupuk di daerah-daerah sesuai dengan alokasi dan prinsip 6 tepat, yaitu tepat harga, tepat waktu, tepat tempat, tepat mutu, tepat jenis dan tepat jumlah," ujar Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat melalui keterangan resmi, Rabu (27/2).

Baca juga: Antisipasi Cuaca Buruk Pupuk Kaltim Perkuat Stok

Tercatat, sepanjang 2018, Pupuk Indonesia menyalurkan pupuk bersubsidi dengan sebesar 9,34 juta ton ke seluruh daerah di Nusantara.

Adapun, sepanjang tahun ini, hingga 24 Februari, perseroan sudah menyalurkan pupuk bersubsidi sebanyak 1.363.431 ton dengan rincian 641.694 ton Urea, 144.227 ton SP-36, 137.035 ton ZA, 355.315 ton NPK dan 85.159 ton organik.

Sementara, dari segi stok, pupuk bersubsidi yang tersedia di Lini III atau gudang yang berlokasi di Kabupaten mencapai 1,26 juta ton atau tiga kali lipat dari stok minimum yang ditentukan pemerintah.

Dalam pelaksanaan penyediaan, Pupuk Indonesia sengaja menyediakan stok penopang dua sampai tiga kali lipat dari kebutuhan setiap bulan.

Upaya itu dilakukan agar kelangkaan pupuk tidak terjadi dan petani dapat dengan mudah dan cepat menerima pupuk bersubsidi. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya