Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Barata Indonesia (Persero) berencana meningkatkan kapasitas manufaktur perusahaan dengan memproduksi roda kereta api nasional. Langkah itu bisa memangkas kebutuhan impor suku cadang kereta api.
Direktur Utama Barata Indonesia Oksarlidady Arifin mengatakan Barata Indonesia merupakan BUMN yang diminta Kementerian BUMN untuk mulai mengembangkan roda kereta api nasional. Proyek ini akan dimulai tahun ini untuk tahap awal produksi.
"Rencananya, 2019, Barata Indonesia menargetkan untuk memulai proses produksi tahap pertama, dilanjutkan dengan tahap kedua pada 2020 seraya menunggu kesiapan modal kerja," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (13/2).
Baca juga: Tarif Mahal Tol Trans-Jawa Segera Diakhiri Pekan Ini
Menurut dia, Barata Indonesia optimistis dapat mengemban amanah tersebut dengan baik. Terlebih Barata Indonesia selama ini juga telah dikenal sebagai perusahaaan yang memproduksi komponen kereta api, yakni Bogie yang tidak hanya dikonsumsi pasar lokal namun juga telah diekspor ke berbagai macam negara.
"Adanya machining center yang tengah dibangun juga merupakan salah satu upaya dari perusaaan untuk meningkatkan performa proses machining yang saat ini dituntut lebih cepat dan presisi. Termasuk salah satu fungsinya akan dimanfaatkan untuk proses machining roda kereta api," pungkasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved