Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SARANA pascapanen berupa mesin pengering (dryer) merupakan kunci utama untuk melancarkan penanganan panen raya padi pada tahun ini.
Selama ini, sebagian besar pengusaha penggilingan padi kecil hanya memanfaatkan lantai jemur untuk mengeringkan gabah hasil produksi mereka. Selain tidak efektif karena membutuhkan waktu yang lama, mereka juga sangat kesulitan ketika musim hujan tiba di waktu yang bersamaan, persis seperti sekarang.
“Jika saat panen, curah hujan tinggi, gabah harus cepat diserap dan digiling. Kalau tidak, nanti gabahnya akan rusak. Sementara, kalau mengandalkan lantai jemur, proses pengeringan pasti lama karena harus bergantian, belum lagi kalau ada hujan,” ujar Ketua Umum Perpadi Sutarto Alimoeso kepada Media Indonesia, Jumat (25/1).
Pengeringan gabah yang tidak maksimal membuat kualitas beras menjadi jelek lantaran masih mengandung kadar air yang tinggi. Itulah mengapa sebagian besar beras hasil produksi pada masa panen raya memiliki kualitas lebih rendah dibandingkan hasil panen pada musim gadu.
Pasalnya, saat musim gadu atau di semester akhir, cuaca cenderung kering sehingga proses pengeringan, walau hanya dengan memanfaatkan lantai jemur, bisa berjalan optimal.
Baca juga: Perpadi Jateng Ajak Desa Persiapkan Lumbung Pangan
Persoalan itulah yang baru saja diutarakan Perpadi kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (24/1).
“Presiden Jokowi ingin tahu kondisi saat ini bagaimana. Itu salah satu yang kita laporkan,” tuturnya.
Maka dari itu, ia mendesak pemerintah segera bertindak memberikan bantuan atau kemudahan kepada para pengusaha penggilingan padi kecil untuk mendapatkan akses ke perbankan.
“Kami hanya minta dibantu. Dibantu di sini bukan berarti kami meminta mesin pengering gratis. Tidak. Kami ingin dibantu dipermudah aksesnya, kredit ke perbankannya, jadi kami bisa membeli dryer itu,” jelas Sutarto.
Ia mengatakan dari total sekitar 172 ribu pengusaha penggilingan padi kecil, hanya sedikit yang memiliki mesin pengering. Berbeda dengan penggilingan padi sedang dan besar yang sudah memiliki kekuatan finansial mumpuni sehingga mudah mengajukan kredit ke perbankan.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Sutarto akan terus berupaya proaktif kepada pemerintah.
“Kami ingin segera ada realisasi dari pertemuan ini. Mungkin nanti perlu ada rapat terbatas di Kementerian Perekonomian terlebih dahulu sebagai tindak lanjut. Pasti Pak Presiden memberi arahan kepada tim di kabinet supaya persoalan mendasar ini bisa segera selesai sehingga industri perberasan kita semakin baik ke depannya,” jelas Sutarto.
Menurut prediksinya, awal panen raya akan tiba pada Februari mendatang dengan dimulai di beberapa wilayah di Jawa Tengah seperti Sragen. Kemudian panen akan terus berlanjut ke Jawa Timur baru setelah itu bergerak ke Jawa Barat.(OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved