Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Pemerintah Mesti Atur Margin Harga Gas hingga ke Hilir

Jessica Restiana Sihite
26/11/2015 00:00
Pemerintah Mesti Atur Margin Harga Gas hingga ke Hilir
(ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Beberapa pelaku usaha gas meminta pemerintah untuk mengatur margin harga gas di mid stream dan down stream (hilir). Margin harga gas di mid stream dan hilir yang tidak diatur tersebut diyakini yang membuat harga gas di dalam negeri mahal di konsumen.

Ketua Umum Indonesian Natural Gas Trader Association (INGTA) Sabrun Jamil Amperawan mengatakan harga gas di Indonesia memang sudah mahal. Namun, mahalnya harga gas itu bukan karena harga dari hulu yang sudah tinggi, tetapi harga dari distributor. Ia menyoroti tingginya harga gas yang dibeli trader gas dari PT Perusahaan Gas Negara (persero) Tbk.

"Margin toll fee PGN itu sampai 2,5%. Padahal, rata-rata harga gas di hulu paling US$6 per mmbtu. Margin segitu besar sekali. Lihat saja keuntungan PGN dari harga gas, 50% pada 2012. Mana ada bisnis sekaya itu?" cetus Sabrun di dalam diskusi Indonesian Gas Society (IGS) di Jakarta, Kamis (26/11).

Menurut dia, pemerintah mesti menetapkan margin toll fee kepada seluruh penjual gas tanpa terkecuali. Ia menilai jangan sampai ada perusahaan penjual gas yang dibiarkan mengambil margin toll fee lebih besar dari yang lainnya. "Pemerintah itu bisa menentukan margin toll fee berapa," tukas Sabrun.

Senada, Ketua Komite Gas & LNG Indonesia Petroleum Association (IPA) Taufik Ahmad menilai sebaiknya harga gas di mid stream dan down stream juga diatur oleh pemerintah. Harga gas di hulu sudah sangat diatur dan melalui persetujuan Menteri ESDM, maka dari itu dia minta perlakuan sama untuk harga di mid stream dan down stream.

"Mestinya yang di mid stream dan down streamnya juga kalau bisa diatur sama. Harga di hulu kita ga semata-mata b to b (business to business), tapi juga direview dan disetujui oleh Menteri," tutur Taufik.

Pria yang juga menjabat sebagai VP Commercial ConocoPhillips Indonesia tersebut menilai kalau harga gas di mid stream dan down stream diatur oleh pemerintah, harga gas hingga ke konsumen bisa turun. "Kalau di mid stream dan hilir diatur seperti di hulu, semestinya bisa diturunkan," pungkas Taufik. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya