Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Pertamina Kucurkan US$5,5 Miliar untuk Kilang Cilacap

Annisa Ayu Artanti
24/11/2015 00:00
Pertamina Kucurkan US$5,5 Miliar untuk Kilang Cilacap
(MI/Liliek Dharmawan)
PT Pertamina (Persero) menggelontorkan investasi sebesar total investasi US$5,5 miliar untuk mengembangkan fasilitas kilang Cilacap dalam program Refinering Development Master Plan (RDMP).

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan mekanisme yang digunakan yakni perusahaan patungan (joint venture). Dengan kepemilikan saham Saudi Aramco sekitar 40-45 persen dan Pertamina menjadi pemilik mayoritas sebesar 55 persen, Pertamina terhitung mengeluarkan investasi sebesar US$5,5 miliar.

"Total investasi USD5,5 miliar di Cilacap," kata Dwi, dalam acara Pertamina Energy Forum 2015, di Jakarta, Selasa (24/11).

Total investasi tersebut, jelas Dwi, perusahaan pelat merah ini juga menaruh aset. Jika setelah dievaluasi total aset ternyata berkurang, maka akan ditambahkan.

"Aset dan uang. Nanti kan asetnya dievaluasi. Kalau asetnya kurang dari 55 persen nanti kan tambah," ujar dia.

Dalam kerja sama ini, Dwi melanjutkan, dapat mengekspansi kilang dari kapasitas 260 ribu barel oil per day (boepd) menjadi 360 ribu boepd.

"Jadi tambahan 100 ribu boepd dengan menaikkan kompleksitas indeks dari 3 jadi 9. Artinya valuable produk diangkat dari 73 menjadi 98 persen. Itu Pertamina dengan Saudi Aramco," pungkas dia.(Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya