Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Modernisasi, Kunci Sukses Pelabuhan Tanjung Priok

MI
22/11/2015 00:00
Modernisasi, Kunci Sukses Pelabuhan Tanjung Priok
Aktivitas pelabuhan(Antara)

TEKAD Pelindo II untuk menjadikan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan kelas dunia yang memberikan jasa terbaik bagi konsumen atau pelanggannya tidak akan tercapai tanpa adanya modernisasi.

Menyadari hal itu,  manajemen Pelindo II di bawah pimpinan RJ Lino melakukan modernisasi di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok. Dari infrastruktur, sistem kerja hingga sumber daya manusia mendapatkan sentuhan modern.

Dalam bidang infrastruktur, manajemen Pelindo membangun Control Tower sebagai "Pusat Perencanaan dan Pengendalian Operasi Kapal dan Bongkar Muat". Dengan adanya Control Tower ini, kinerja bongkar muat crane hendak diperbaiki. Bila pada awalnya daya bongkar muat per crane rata-rata 20-23 box per jam, kini telah naik menjadi 27 hingga 30 box per crane per jam.

Melalui Control Tower semua pelayanan telah terintegrasi mulai dari perencanaan sampai terealisasi barang keluar dari pelabuhan. Control Tower membuat pelayanan lebih cepat, tepat dan akurat sehingga dapat memuaskan para pengguna jasa.

Selain itu. Manajemen juga menata ulang kondisi fisik dermaga dan fasilitasnya. Antara lain meninggikan leveling dermaga terminal I, II dan III. Dan itu berarti alat-alat yang ada di upgrade juga. Sehingga bisa memindahkan container yang ditumpuk hingga 7 tier. Akses jalan menuju Lini I juga ditinggikan aga memperlancar arus kendaraan keluar dan masuk ke terminal.

Modernisisasi juga menyentuh area sistem kerja. Layanan administrasi jasa barang diperbaiki. Sejak 1 Februari 2015, manajemen mendorong sentralisasi pelayanan administrasi barang dan pembayaran jasa barang melalui e-payment.  Sehingga pembayaran dilakukan melalui bank.

Selain itu juga dilakukan penerapakan aplikasi ITOS yang merupakan sistem baru pelayanan petikemas intersuler.  Dengan sistem kerja baru yang diterapkan, pengguna jasa juga bisa langsung memantau keberadaan barang miliknya.

Hal yang tak dilupakan dalam upaya mewujudkan modernisasi di lingkungan pelabuhan adalah perbaikan sumber daya manusia. Sumber daya manusia terbaik dikumpulkan. Para karyawan mendapat peningkatakn kapasitas kompetensi melalui program-program yang dirancang perusahaan. Ratusan pegawai telah mendapat pendidikan dan pelatihan secara mandiri dan berkelanjutan baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Negara-negara seperti Belanda, Belgia, Swedia, Cina dan Australia menjadi negara tujuan bagi para insan pelabuhan untuk menimba ilmu.

Serangkaian upaya modernisasi telah menunjukan hasilnya saat ini. Pelabuhan Tanjung Priok telah menjadi pelabuhan yang modern. Alat-alat yang dimiliki juga makin canggih. Sehingga arus barang yang masuk dan keluar melalui Pelabuhan Tanjung Priok terus meningkat. Bila lima tahun lalu masih berada di bawah 5 juta Teus maka hari-hari ini telah meningkat di atas 7 juta Teus dan menuju 10 juta Teus dalam lima tahun mendatang.

Konsumen atau pengguna jasa Pelabuhan Tanjung Priok pun makin merasa puas dengan layanan yang diberikan oleh para karyawan Pelindo II yang makin professional. Hal ini bisa dilihat dari hasil survey kepuasan pelanggan yang terus menunjukan trend positif.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya