Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

OJK: Danamon dan CIMB Masuk Top 50 Emiten ASEAN

Nuriman Jayabuana
17/11/2015 00:00
 OJK: Danamon dan CIMB Masuk Top 50 Emiten ASEAN
(MI/ADAM DWI)
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Nurhaida menyebutkan dua emiten perbankan yang tercatat di masuk ke dalam jajaran 50 emiten terbaik se-ASEAN. Kedua emiten tersebut merupakan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA).

Menurut Nurhaida, kedua emiten tersebut berhasil mengedepankan standar tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) se-ASEAN.

Kendati demikian, Nurhaida mengungkapkan jumlah emiten BEI yang masuk ke dalam jajaran emiten terbaik tersebut masih minim. Sebab, jajaran 50 perusahaan terbuka teratas se-ASEAn tersebut masih didominasi emiten Thailand, yaitu sebanyak 23 emiten.

Dia mengatakan emiten domestik secara umum masih kalah bersaing lantaran masih banyak emiten yang belum sepenuhnya menjalankan prinsip GCG. “Ternyata masih banyak emiten kita yang belum menerapkan GCG,” ujar dia di Jakarta, Selasa (17/11).

Dari berbagai aspek GCG yang belum terpenuhi, kebanyakan masih terkait permasalahan mendasar. “Misalnya masalah website, banyak emiten yang bahkan ga punya. Sehingga untuk mendapat penilaian emiten yang baik cukup sulit ,” ujar dia.

Untuk itulah, Otoritas Jasa Keuangan mendorong peningkatan GCG bagi emiten Indonesia. Upaya itu dilakukan dengan menerbitkan pedoman tata kelola emiten yang dijadikan pegangan untuk para emiten meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. “Jadi kita harapkan dengan adanya pedoman ini mudah-mudahan perusahaan terbuka kita dapat mengejar ketertinggalan yang ada,” ujar dia.

Selain itu, dia berharap emiten mendapat pembekalan yang cukup terkait GCG melalui pedoman di pasar modal tersebut. Sehingga lebih banyak lagi emiten domestik yang mampu masuk ke dalam jajaran perusahaan terbuka terbaik di ASEAN. "Kita harap tahun depan kita tidak hanya dua yang masuk top 50 ASEAN, tapi kalau bisa lebih dari 10," ujar dia. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya