Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Situasi Ekonomi Sulit Memaksa Perusahaan Lakukan Transformasi

Syarief Oebaidillah
11/11/2015 00:00
Situasi Ekonomi Sulit Memaksa Perusahaan Lakukan Transformasi
((kubikcoaching))
Situasi ekonomi yang tak menentu disertai tekanan industri dan  tuntutan pasar memaksa perusahaan  melakukan transformasi, baik yang bersifat taktis seperti mengubah cara kerja, hingga strategis seperti mengubah produk atau jasa hingga model bisnis.

Demikian dikatakan Fauzi Rachmanto, Direktur Kubik Coaching pada acara Corporate Heroes, Be The Heroes Your Company Needs di Jakarta, Rabu (11/11).

“Transformasi tersebut untuk mempertahankan usaha agar tetap berjalan dan menghasilkan inovasi-inovasi terbaik di bidangnya,” ungkap Fauzi Rachmanto melalui rilisnya kepada pers di Jakarta hari ini.

Fauzi yang juga dikenal sebagai pakar manajemen tersebut menilai  transformasi di level manapun bukan perkara mudah. Seringkali solusi transformasi komprehensif tidak semerta-merta menghasilkan outcome yang diinginkan.
Bahkan, kata dia, karyawan yang menjadi pelaku transformasi organisasi tersebut justru tidak mampu bertransformasi.

“Jangankan bertransformasi, ketidakpastian pada masa yang akan datang membuat sebagian orang juga para leader gelisah dan galau”, tegasnya.

Sebab itu, Fauzi menyarankan perusahaan untuk melakukan Outcome Definition, Identify Sollution and Comitted Sollution (OIC).

Menurutnya, OIC bisa menjadi senjata rahasia yang bisa dijalankan kapan saja dan di mana saja karena mudah dipraktekkan dan langsung mendapatkan hasil nyata.

Fauzi menambahkan terkait peringatan Hari Pahlawan 10 November, KUBIK Group, sebagai perusahaan konsultan dan pelatihan SDM terkemuka di Indonesia mengundang Lebih dari 100 perusahaan besar untuk hadir dalam acara Corporate Heroes, Be The Heroes Your Company Needs.

Acara ini dihadiri Hasnul Suhaimi, former CEO of XL Axiata, yang   menyampaikan strategi transformasi bisnis. Tono Rustiano, Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan juga hadir dan mengulas tata cara mengelola perubahan dalam organisasi pemerintah.

Program ini menghadirkan situasi konkrit terhadap permasalahan yang banyak terjadi pada perusahaan swasta, pemerintah, maupun perusahaan negara, yaitu transformasi. Dengan tema Corporate Heroes, undangan diajak untuk menjadi hero atau pahlawan bagi tim, divisi, departemen dan perusahaannya.

Pada acara ini diberikan penghargaan kepada para 7 tokoh yang telah menjadi pahlawan di perusahaannya.

Fauzi mengemukakan Kubik Coaching memiliki layanan yang sangat sesuai dengan kebutuhan pengembangan di perusahaan atau  organisasi. Produknya adalah  Executive Coaching untuk top level management, Developmental Coaching untuk middle management, Performance Coaching untuk mendongkrak kinerja dan Creating Coaching Culture, pelatihan untuk menghidupkan budaya coaching.
 
Perusahaan yang menjadi klien Kubik Coaching di antaranya Pama Persada Nusantara, Telkomsel, Sony Indonesia, Adira Finance, Bank Danamon, XL-Axiata, Trakindo Group, Jaya Group, Chandra Sakti Utama Leasing, Kalimantan Prima Persada, Hino Motor, Harita Panca Utama, Plaza Senayan, Triyasa Propertindo, Tuneeqa, Badan Periksa Keuangan, dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.(Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya