Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Lalu Lintas Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulmafendi mengatakan jumlah rangkaian yang akan digunakan untuk pelayanan angkutan kereta api selama perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) sebanyak 394. Pasalnya, terdapat potensi kenaikan pengguna jasa kereta api sebanyak 4,49% atau 5.317.358.dari 5.088.742 penumpang dibanding tahun lalu.
"Untuk angkutan Nataru kali ini, kita akan memberangkatkan 394 kereta api, dibanding tahun lalu ada peningkatan. Itu terdiri kereta api reguler. Saat ini, 346 kereta yang beroperasi tapi mulai 20 Desember 2018 sampai 6 Januari 2019," katanya di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (5/12).
Baca juga: Sri Mulyani: Transparansi Keuangan untuk Intitusi Bersih dari Korupsi
Pihaknya memastikan layanan kereta api terpenuhi. Tahun ini, kata dia, ada penambahan sebanyak 48 rangkaian kereta api, mulai dari kelas ekonomi sampai eksekutif. "Diprediksi pada Nataru kali pengguna jasa kereta api naik 4.49% menjadi 5.170.000," katanya.
Pihaknya juga telah mensosialisaskan terkait pelayanan dan keselamatan di 12 daerah operasi (Daop) dan 3 divisi regional. Itu termasuk memastikan lalu lintas di seluruh perlintasan sebidang. "Di samping itu memasang spanduk di tempat rawan kecelakaan dibidang perkeretaapian," terangnya.
Langkah selanjutnya Direktorat Perkeretaapian juga telah melakukan ramp check berdasarkan standar pelayanan minimum (SPM) untuk menjamin pelayanan dapat dilakukan sesuai peraturan yang ada. SPM ini hampir dilakukan di seluruh stasiun.
"Kemudian ramp check bidang sarana mulai lokomotif gerbong angkutan penumpang. Termasuk di 13 Daop dan 3 divisi regiobal. Ramp check ini akan selesai pada 10 Desember 2018," terangnya.
Menurut Zulmafendi, inspeksi jalur selatan dan utara Jawa juga akan dicek pada 12 sampai 14 Desember untuk memastikan kelaiakan dan keselamatan. Koordinasi juga terus ditingkatkan pemerintah dengan PT KAI, seluruh kepala daerah operasi serta instansi terkait untuk memastikan kesiapan pelayanan Nataru termasuk puncak lonjakan penumpang.
"Kemudian prediksi kita puncak lonjakan pengguna jasa kereta api terjadi pada 31 Desember. Itu jumlahnya sebanyak 347ribu orang yang akan berangkat ke berbagai tujuan dari stasiun besar di Jakarta," pungkasnya. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved