Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi akan memanggil direksi dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Rencananya pekan depan akan dibahas progres pembangunan kereta cepat.
"Saya belum update lagi dengan direksi. Saya baru undang minggu depan," kata Budi ditemui di Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jakarta, Senin (22/10).
Budi menambahkan, pemerintah akan mengevaluasi proyek yang akan menghubungkan Jakarta-Bandung tersebut. Selain itu, Kemenhub juga akan menanyakan masalah yang dihadapi oleh KCIC dalam merampungkan proyek kereta cepat.
"Progresnya berapa persen. Masalahnya di mana, dana atau lahan atau perizinan," imbuhnya.
Sampai dengan Juni lalu, proses pengerjaan proyek kereta cepat memang baru 5%. KCIC menargetkan pengerjaan proyek ini bisa mencapai 25% hingga akhir tahun, dan diperkirakan selesai pada semester I-2021.
Adapun China Development Bank (CDB) telah mencairkan kredit tahap kedua sebesar US$274,8 juta atau Rp3,847 triliun pada 30 Agustus lalu kepada PT Wijaya Karya (persero) Tbk (WIKA).
Dana itu diharapkan mempercepat konstruksi pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan menghubungkan empat stasiun yaitu Halim, Karawang, Walini, dan Tegalluar Bandung sepanjang 142,3 kilometer. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved