Kamis 30 Agustus 2018, 19:34 WIB

Menkop UKM Dukung Gerakan Kewirausahaan KMHDI

Micom | Ekonomi
Menkop UKM Dukung Gerakan Kewirausahaan KMHDI

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

 

MENTERI Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah AA Gede Puspayoga mengapresiasi Gerakan “1000 KMHDI for Entrepreneurship”. Program ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan jumlah wirausaha muda di Indonesia.

"Program kewirausahaan KMHDI ini sejalan dengan visi dan program Nawacita Presiden Jokowi, maupun program Kementerian Koperasi dan UKM," ujar Puspayoga usai menjadi pembicara di simposium yang digelar dalam rangkaian Mahasabha XI Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) di Yogyakarta, Rabu (29/8).

Dalam simposium, Puspayoga menyatmpaikan jumlah wirausaha di Indonesia pada tahun 2018 ini sudah mencapai 3,1% dari total jumlah penduduk. Sementara di tahun 2014, rasio wirausaha baru mencapai 1,55%.

"Jika dihitung, jumlah penduduk Indonesia saat ini 260 juta jiwa, maka jumlah wirausaha di Indonesia saat ini telah mencapai sekitar 8,06 juta jiwa," tuturnya.

Karena itu, Puspayoga sangat mendukung upaya Forum Alumni KMHDI sebagai pengagas gerakan ini, dapat membantu upaya pemerintah untuk meningkatkan jumlah wirausaha, terutama wirausaha muda dari kalangan mahasiswa.

Ia pun berjanji akan memberikan akses kemudahan baik berupa pendanaan dan pelatihan secara berkala kepada generasi muda anggota KMHDI.

Dalam kesempatan yang sama, Presidium Forum Alumni KMHDI Udi Prayudi menjelaskan, gerakan ini merupakan program yang digagas dengan harapan menjadi pionir pengusaha muda dari KMHDI.

“Untuk menumbuhkan kewirausahaan mahasiswa Hindu dilakukan peluncuran Gerakan 1000 KMHDI for Entrepreneurship. Sebagai upaya melahirkan generasi muda Hindu yang memiliki keberanian wirausaha,” kata Udi.

Pilot proyek gerakan ini diluncurkan bersamaan dengan Mahasabha KMHDI ke-11 yang telah lebih dulu dibuka oleh Presiden Jokowi. Untuk target percontohan, dilakukan di tujuh daerah dengan cara memberikan bantuan bergulir.

Ketujuh daerah yang dipilih itu merupakan daerah yang baru tumbuh organisasi KMHDI, yaitu KMHDI Ambon, Mamuju, Kota Waringin Timur, Lampung Selatan, Banyuwangi, Tabanan, dan Yogyakarta.

“Pemilihan daerah yang menjadi pilot project ini sekaligus mencerminkan pulau-pulau di Nusantara,” imbuhnya.

Untuk tahap pertama, dana yang digulirkan sebesar Rp5 juta per daerah.

"FA KMHDI akan melakukan pembinaan, pelatihan, dan memberikan supervisi dalam mengembangkan usaha hingga berhasil menjadi usaha yang mandiri dan berkembang," pungkasnya.(RO/OL-6)

Baca Juga

AFP/Kazuhiro Nogi.

Pasar Global Anjlok setelah Peringatan Vaksin Moderna atas Omicron

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 30 November 2021, 16:25 WIB
Saham sebagian besar telah naik tipis setelah aksi jual dua hari yang mengikuti berita pada Jumat tentang varian...
Dok kementan

Pertama di Serbia, ODICOFF Upaya Peningkatan Perdagangan Pertanian

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 30 November 2021, 16:14 WIB
Dalam satu hari penyelenggaraan, tercatat keseluruhan kontrak pada saat event berlangsung sejumlah 13 Letter of Intent...
Dok.WMPP

Bakal Raih Dana Rp707 Miliar, Widodo Makmur Perkasa Selangkah Lagi Tercatat di Bursa

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 30 November 2021, 16:12 WIB
Pencatatan saham akan dilaksanakan pada 6 Desember...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya