Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH masih menunggu hasil sidang kabinet yang akan digelar di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (9/7), untuk menentukan sikap terhadap fenomena perang dagang, baik yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, maupun yang ditujukan langsung oleh AS kepada Indonesia.
“Kita sidang kabinet dulu. Kita belum bisa jelaskan tetapi kita sudah bahas dengan beberapa kementerian. Kita bahas hal hal yang akan diusulkan, termasuk antisipasinya tetapi substansinya saya belum bisa jelaskan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution usai memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Perumusan Strategi dan Kebijakan Menghadapi Dampak Trade War dan Kenaikan Tingkat Bunga AS di kantornya, Jakarta, Minggu (8/7).
Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, ‘Negeri Paman Sam’ mengancam untuk menghentikan perlakuan khusus terhadap 124 komoditas yang diimpor dari Tanah Air. Mereka tengah mengevaluasi generalized system of preference (GSP).
Sistem pembebasan bea masuk itu diberikan ke produk-produk asal Indonesia seperti beberapa di antaranya kayu, triplek dan kapas. Langkah tersebut dilakukan menyusul terjadinya defisit neraca dagang AS atas Indonesia. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved