Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA rangkaian perayaan hari raya Idul Fitri 1439 H, termasuk mudik dan arus balik, pemakaian semua jenis bahan bakar minyak (BBM) diprediksi akan mengalami kenaikan. Kenaikan paling utama diprediksi akan dialami Pertalite 19%. Untuk itu, emerintah pun sudah menyiapkan stok cadangan untuk memenuhi permintaan BBM.
“Selama periode lebaran 2018 (permintaan) khususnya untuk premium yang akan mengalami kenaikan 7%, pertalite 19%,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM Djoko Siswanto saat Rapat Dengar Pendapat di Komisi VII DPR, Rabu (23/5).
Selain itu, untuk Pertamax series, kata dia, diperkirakan akan mengalami kenaikan antara 12-14%. Sedangkan untuk solar PSO dan solar DEX diperkirakan akan mengalami kenaikan antara 11%.
“Sementara itu konsumsi log akan mengalami kenaikan 4 persen. minyak tanah 6% dan avtur akan naik 5%,” ujar dia.
Djoko mengungkapkan, pihaknya sudah mengantisipasi kenaikan tersebut. Salah satunya adalah, sudah meningkatkan rata-rata ketahanan stok.
“Ketahanan stok untuk produk bensin dan solar berada pada rentang 20-47 hari. untuk log 17 hari. Sedangkan minyak tanah mencapai 62 hari, avtur 27 hari,” ujar dia.
Proyeksi kenaikan konsumsi BBM nasional akan mencapai puncaknya pada H-6, H-2 H+4, dan H+8 lebaran. Pada hari-hari itu diperkirakan ada pergerakan puncak arus mudik dan balik.
Sedangkan untuk puncak peningkatan konsumsi solar diperkirakan lebih awal yaitu H-10 dan H-6 lebaran. Selain itu, proyeksi peningkatan konsumsi LPG PSO dan non PSO sekitar 17% diperkirakan terjadi pada H-5 dan H-1.
“Berbagai upaya dan antisipasi sudah disiapkan oleh pemerintah dan pertamina bekerja sama dengan instansi terkait selama periode lebaran tahun 2018 itu,” tutupnya. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved