Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pembangkit Listrik Tenaga Bayu di Jeneponto Rampung Tahun Ini

Cahya Mulyana
14/5/2018 18:45
Pembangkit Listrik Tenaga Bayu di Jeneponto Rampung Tahun Ini
(ANTARA)

KEPALA Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, menjelaskan pertengahan tahun ini pekerjaan fisik PLTB Jeneponto akan selesai. PLTB Tolo-1 berkapasitas 72 MW itu akan menjadi pembangkit listrik tenaga angin/bayu dengan kapasitas terbesar kedua di Indonesia setelah PLTB Sidrap (75 MW).

"Progres terus berjalan, targetnya pada pertengahan tahun ini pekerjaan fisik PLTB Jeneponto akan selesai, sekitar Juli atau Agustus nanti. Sementara COD (commercial operation date) akan dilakukan setelah selesainya persiapan dalam mengintegrasikan listrik yang dihasilkan PLTB ke jaringan PLN," ujar di Makassar, Sulawesi Selatan,  tengah pekan lalu.

Agung menambahkan, nantinya saat selesai, PLTB Tolo-1 berkapasitas 72 MW ini akan menjadi pembangkit listrik tenaga angin/bayu dengan kapasitas terbesar kedua di Indonesia setelah PLTB Sidrap (75 MW). Walaupun secara kapasitas sedikit dibawah PLTB Sidrap, namun infrastruktur per tower pada PLTB Tolo-1 adalah yang terbesar, dengan 20 turbin angin masing-masing kapasitas 3,6 Megawatt (MW).

Ketinggian menara PLTB Jeneponto mencapai 138 meter dengan panjang bilah mencapai 64 meter. Sementara PLTB Sidrap memiliki ketinggian tower 80 meter dengan 3 bilah turbin masing-masing sepanjang 56 meter. Sebanyak 30 turbin angin terpasang di Sidrap dengan kapasitas tiap turbin 2,5 MW.

Energi listrik PLTB Tolo-1 ini dihasilkan dari kecepatan angin sebesar 6-8 m/s yang merupakan potensi angin cukup besar untuk dikembangkan secara komersial. Nantinya, pembangkit berbasis angin tersebut akan terkoneksi dengan jaringan transmisi sebesar 150 KV. Sebanyak 4 dari 10 tower transmisi 150 KV telah selesai dibangun, yang akan terinterkoneksi melalui Gardu Induk Jeneponto.

Penandatangan jual-beli atau Power Purchase Agreement (PPA) diteken oleh PLN bersama PT. Energi Bayu Jeneponto pada 14 November 2016 dengan harga jual listrik 10,89 USD cent/kWh. Berdasarkan PPA tersebut, proyek akan COD pada 14 November 2019. Hadirnya PLTB Tolo-1 Jeneponto akan melengkapi keberadaan PLTB Sidrap untuk meningkatkan kontribusi energi terbarukan di Indonesia, sekaligus semakin meningkatkan kehandalan kelistrikan di Sulawesi Selatan, yang rasio elektrifikasinya telah mencapai 99,12 persen. 

Hal yang sama juga disampaikan General Manager Business Development Vena Energy (sebelumnya Equis Energy), Harry Miarsono saat ditemui di lokasi proyek. "Juli nanti ditargetkan pekerjaan fisik pembangkit akan selesai dan akan kita lakukan uji coba, sementara untuk COD akan menunggu sistem integrasi siap," tutupnya. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya