Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SURVEI Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia pada triwulan I 2018 mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer terus meningkat.
Hal tersebut tecermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan I-2018 yang tumbuh sebesar 1,42% (triwulan ke triwulan), lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan IHPR pada triwulan sebelumnya sebesar 0,55%.
“Kenaikan harga properti terjadi pada semua tipe rumah, terutama pada rumah tipe kecil, dengan kenaikan tertinggi terjadi di Surabaya,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Agusman, melalui keterangan resmi yang diterima Kamis, (10/5).
Peningkatan harga rumah terutama disebabkan kenaikan harga bahan bangunan dan upah tenaga kerja, sama seperti triwulan sebelumnya. Survei juga memperkirakan kenaikan harga rumah masih akan berlanjut pada triwulan II-2018.
“Penjualan properti residensial tetap mencatat pertumbuhan positif pada triwulan I 2018,” kata Agusman.
Volume penjualan properti tumbuh 6,85% pada triwulan I 2018 jika dibandingkan dengan periode yang sama 2017. Namun, pertumbuhan tersebut lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya yang mencapai 26,69%.
Hasil survei juga menunjukkan bahwa pembiayaan pembangunan properti residensial oleh pengembang terutama bersumber dari dana nonperbankan. Sebesar 57,84% pengembang menggunakan dana internal perusahaan sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan properti residensial.
Adapun pembiayaan pembelian properti residensial oleh konsumen terutama bersumber dari perbankan. “Sebanyak 75,80% konsumen memanfaatkan KPR (kredit pemilikan rumah) dalam melakukan transaksi pembelian properti residensial,” tutup Agusman. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved