Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Lonjakan Angkutan Udara Sentuh 9%

Cahya Mulyana
08/5/2018 19:10
Lonjakan Angkutan Udara Sentuh 9%
( ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

KEMENTERIAN Perhubungan memprediksi pertumbuhan angkutan udara pada masa Angkutan Lebaran Tahun 2018 akan mengalami kenaikan melebihi 9 persen. Hal ini terkait dengan membaiknya perekonomian masyarakat.

"Angkutan udara ini adalah unggulan karena memang pertumbuhan tahun lalu itu 8,4%. Kita lihat daya beli masyarakat juga sudah membaik. Karenanya tahun ini kita perkirakan pertumbuhan di angkutan udara paling tinggi yakni melebihi 9 persen,” ujarMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan pers, Selasa (8/5)

Ia mengatakan bahwa pada angkutan Lebaran tahun lalu pertumbuhan angkutan udara mencapai 8,4%. Angkutan udara adalah angkutan unggulan yang paling diminati masyarakat. Guna meningkatkan dan mengantisipasi pertumbuhan tersebut pihaknya sudah memiliki langkah-langkah.

Caranya antara lain dengan menambah slot, penggunaan pesawat berbadan lebar untuk tujuan tertentu, mengoperasikan bandara hingga pukul 24.00 malam, dan rampcheck terhadap semua pesawat udara. “Tahun ini kita dorong juga pertumbuhan angkutan udara karena mereka akan mengambil porsi yang relatif besar dibandingkan yang lain,” tambahnya.

Untuk di moda lain, Budi menyebutkan angkutan laut akan naik 2%, angkutan kereta api tumbuh 2 persen, sedangkan angkutan darat terutama mobil dan sepeda motor itu tumbuhnya besar. Untuk mobil tumbuh kira-kira 16% dan sepeda motor tumbuh 33%.

“Mudik tiap tahun mengalami peningkatan, karena infrastruktur yang dibangun pemerintah sudah lebih baik. Jadi dengan jalan tol yang sudah jadi dan perekenomian relatif baik, pertumbuhan akan seperti tahun lalu. Oleh karenanya kita harus mengantisipasi dan mempersiapkan lebih baik,” terangnya.

Lebih lanjut Budi mengatakan bahwa mudik itu adalah kebahagiaan. Maka semua pihak harus memberikan dukungan bagi mudik kali ini. Mudik tahun ini harus lebih baik dari tahun lalu.

“Untuk menggapai mudik yang lebih baik, kami rencanakan ini sejak bulan Januari. Kami sudah mengumpulkan stakeholder dan mempersiapkannya agar lebih baik,” tutupnya. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya