Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Panen Raya, Inflasi di 54 Kota Masih Terkendali

Tesa Oktiana Surbakti
02/5/2018 13:11
Panen Raya, Inflasi di 54 Kota Masih Terkendali
(ANTARA/Adeng Bustomi)

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi pada April 2018 sebesar 0,10% dengan indeks harga konsumen (IHK) 132,71. Dari pantauan terhadap 82 kota IHK, pergerakan inflasi dipengaruhi masa panen raya yang berdampak meredam harga beras.

"Pada April 2018 telah terjadi inflasi harga konsumen sebesar 0,10 persen. Secara umum inflasi masih terkendali dan cukup rendah karena lebih dipengaruhi oleh panen raya," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (2/5).

Yunita mengungkapkan sebanyak 54 kota dari total 82 kota IHK terpantau mengalami inflasi. Sedangkan 28 kota sisanya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi menyasar wilayah Marauke sebesar 1,32% dan inflasi terendah terjadi di Padang dan Kudus masing-masing sebesar 0,01%.

Sementara itu, deflasi tertinggi berada di wilayah Tual sebesar 2,26% dan deflasi terendah menyasar Medan, Bandar Lampung dan Tegal masing-masing sebesar 0,01%.

Tingkat inflasi tahun kalender sepanjang Januari-April 2018 tercatat 1,09%, kemudian tingkat inflasi tahun ke tahun (April 2018 terhadap April 2017) sebesar 3,41%.

"Untuk komponen inti pada April 2018 mengalami inflasi sebesar 0,15%. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender dari Januari sampai April 2018 sebesar 0,91%. Sedangkan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun, yakni April 2018 terhadap April 2017 sebesar 2,69%," imbuh Yunita.

Bila melihat inflasi komponen harga diatur pemerintah (administered prices) per April 2018 mencapai 0,24%. Untuk tingkat inflasi tahun kalender sepanjang Januari-April 2018 tercatat 2,54%.

Tingkat inflasi tahun ke tahun (April 2018 terhadap April 2017) sebesar 4,04%. Dari komponen bergejolak, sambung dia, tingkat inflasi pada April 2018 tercatat minus 0,29%.

Selanjutnya, tingkat inflasi tahun kalender sepanjang Januari-April 2018 sebesar 2,54%. Untuk tingkat inflasi komponen bergejolak tahun ke tahun (April 2018 terhadap April 2017) tercatat 5,08%. Dari komponen bergejolak, inflasi komponen energi April 2018 sebesar 0,03%.

"Komponen energi juga memberikan inflasi 0,03 persen antara lain karena ada kenaikan harga (Bahan Bakar Khusus/BBK) jenis Pertalite," tukasnya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya