Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSIAPAN jelang arus mudik terus dilakukan Kementerian Perhubungan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah terus mempersiapkan jalur-jalur yang nantinya dilalui para pemudik, tidak hanya jalan tol tetapi juga jalan nasional.
Budi ingin agar para pemudik tidak hanya menggunakan jalan tol dalam perjalanan mudik nanti. Para pemudik bisa memaksimalkan jalan nasional untuk mengurai kemacetan.
"Selain jalan tol ada jalan nasional, jalan nasional itu bisa digunakan, jangan-jangan jalan nasional lebih cepat dari jalan tol, dan juga ke selatan ke arah Bandung kita lakukan juga," ujar Budi saat meninjau proyek padat karya di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Selasa (1/5)
Untuk memastikan kesiapan jalan nasional, Budi telah mengirim tim touring sepeda mudik yang akan melaporkan kondisi jalan nasional Jakarta-Surabaya.
"Saya akan merekam jalan nasional mana yang rusak, nanti kita akan melapor ke PU untuk diperbaiki," tukasnya.
Akan tetapi berdasarkan laporan dari tim touring sepeda mudik hingga Semarang, belum ada laporan mengenai kerusakan di jalan nasional
Untuk memaksimalkan penggunaan jalan nasional dan tidak menumpuk di tol, khususnya tol baru, Budi mengatakan akan bersama-sama dengan Polri dan Kementerian PUPR meninjau jalur mudik seminggu sebelum lebaran.
Jika memang di jalan tol baru sudah ada pengerasan dan lampu maka bisa digunakan sampai malam. Ke dua jika kondisinya tidak ada lampu tapi jalannya sudah bagus maka malam hari tidak digunakan. Ke tiga jika belum ada pengerasan nanti akan diatur kecepatannya. "Nah yang ke empat jalan nasional," ucapnya.
Budi menyebut jalan tol fungsional yang kemungkinan bisa dilalui saat mudik yakni di Batang dan Kertosono. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved