Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

PLN Diminta Optimalkan Saja PLTU yang Sudah Ada

Cahya Mulyana
25/4/2018 13:24
PLN Diminta Optimalkan Saja PLTU yang Sudah Ada
(ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

Pengamat Ketenagalistrikan Fabby Tumiwa menyarankan perencanaan pembangunan pembangkit listrik di Indonesia perlu dikaji ulang untuk dapat mengikuti perkembangan kebutuhan. PT PLN (persero) disarankan untuk menggenjot kapasitas Pembangkit Listrik Tenanga Uap (PLTU) yang ada.

"Coba optimallkan PLTU yang sudah ada sekarang. Kalau kita lihat rata-rata capacity factor PLTU milik PLN masih dibawah 60 %," terang dia saat dihubungi pada Rabu (25/4).

Menurut dia, masih banyak rencana proyek pembangunan PLTU dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2018-2027. Hal tersebut, menurutnya, memiliki resiko jangka panjang karena usia PLTU bisa sampai 40 tahun.

Artinya, selama usia produktif PLTU itu PLN harus memastikan ada bahan bakar dan permintaan yang cukup untuk menyerap listrik. Sementara, pertumbuhan listrik tidak sesuai dengan yang direncanakan. Dengan demikian, dia menilai ada potensi Jawa mengalami over supply.

"Saya juga tida yakin kalau dalam 10% mendatang, listrik bisa tumbuh diatas 6,5% per tahun, walaupun ekonomi tumbuh diatas 5,5%. Selain itu ada trend pelanggan besar PLN berpindah pasokannya, dan trend ini bisa semakin banyak terutama dengan semakin kompetitifnya harga listrik dari energi terbarukan," pungkasnya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya