Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani meminta pemerintah tidak panik dalam menyikapi pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat yang kini hampir menembus Rp14.000. Situasi saat ini, lanjutnya, bukanlah sebuah bencana besar.
“Ekonomi kan fleksibel, kita selalu bisa beradaptasi. Yang penting masyarakat tidak panik, pemerintah tidak panik. Kepanikan hanya akan memperburuk situasi,” ujar Hariyadi usai Musyawarah Nasional Apindo di Jakarta, Selasa (24/4).
Kondisi rupiah yang terus melemah tentu memberikan dampak negatif bagi dunia industri, terutama dari sektor-sektor yang sebagian besar bahan bakunya harus diimpor seperti farmasi dan bahan-bahan kimia.
Kendati demikian, ia tetap mengimbau agar pemerintah menjadikan titik ini sebagai sebuah peringatan. Peringatan untuk terus menggenjot industri di dalam negeri dan meningkatkan volume ekspor, baik dengan diversifikasi produk maupun perluasan pasar.
“Kalau dari pengelolaan devisa, kita sudah cukup baik. Yang menjadi problem utama adalah bagaimana kita bisa meningkatkan ekspor. Potensi kita sangat besar. Dari perikanan misalnya. Jadi kementerian terkait seharusnya lebih fokus dalam menciptakan kebijakan yang bisa mendorong agar industri bisa berkembang. Ini peringatan agar pemerintah dapat mengelola kebijakan dan ekonomi dengan baik,” jelasnya. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved