Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
KAWASAN Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika di Nusa Tenggara Barat terus dikembangkan melalui berbagai proyek pembangunan. Tidak hanya swasta, BUMN juga ikut mengembangkan kawasan yang dinamai The Mandalika tersebut.
Salah satu BUMN yang terlibat adalah PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT PP Properti Tbk, yang membangun Paramount Lombok Resort & Residence. PP Property bekerjasama dengan investor asal Amerika Serikat, EBD Paragon untuk membangun resort senilai Rp1,3 triliun tersebut.
"Masuknya investasi PTPP dalam proyek ini merupakan wujud nyata sinergi BUMN dalam pengembangan The Mandalika. Ini menjadi bukti BUMN hadir untuk negeri, bersinergi membangun perekonomian daerah," ujar Menteri BUMN Rini Soemarno saat acara peletakan batu pertama (groundbreaking) di The Mandalika, Lombok, Rabu (18/4) dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia.
Resort bertaraf internasional itu dibangun di atas lahan seluas 7,65 ha. Pembangunan resort ditargetkan selesai pada tahun 2020 dengan total lebih dari 400 kamar.
Diketahui kawasan The Mandalika dikembangkan oleh BUMN yang bergerak di sektor pariwisata, yakni PT Pengelolaan Pariwisata Indonesia (Persero) atau biasa dikenal Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).
Tidak hanya Paramount Resort, di kawasan tersebut juga telah dilakukan proses pembangunan hotel berskala internasional seperti Hotel Pullman dan Hotel Royal Tulip.
Hotel Pullman berkapasitas 270 kamar telah mulai dibangun pada Oktober 2017 dan Hotel Royal Tulip berkapasitas 198 kamar telah dilakukan groundbreaking pada 26 Maret 2018.
Selanjutnya setelah Paramount, akan dilakukan pembangunan Hotel X2 yang direncanakan berkapasitas 240 kamar, Hotel Grand Mercure berkapasitas 342 kamar, Aloft by Marriot berkapasitas 173 kamar dan sejumlah hotel lain.
Secara total, ITDC hingga saat ini telah berhasil mengantongi komitmen investasi senilai total Rp 13,5 triliun dalam rangka pengembangan The Mandalika. Selain investasi hotel dan resort, ITDC juga telah meraih komitmen dari BUMN asal Prancis Vinci Grand Project, untuk mengembangkan Mandalika Street Race Circuit Cluster.
Proyek cluster seluas 120 hektare tersebut akan melengkapi akomodasi berkelas internasional di The Mandalika.
Dengan berbagai investasi itu, diperkirakan dalam lima tahun ke depan, The Mandalika akan mampu menyerap hampir 5.000 orang tenaga kerja. Dalam jangka panjang, diproyeksikan pengembangan The Mandalika dapat menarik tenaga kerja mencapai 56 ribu orang hingga tahun 2030.
"Selamat kepada ITDC. Saya apresiasi dan dukung penuh upaya positif yang sudah dan akan dilakukan dalam rangka mengembangkan pariwisata dan perekonomian Lombok," pungkas Rini. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved