Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Roda Ekonomi Berputar Lebih Cepat Tahun Ini

Cahya Mulyana
12/4/2018 16:05
Roda Ekonomi Berputar Lebih Cepat Tahun Ini
(Dok BI . Direktur Eksekutif Kepala Departemen Statistik BI Yati Kurniati)

BANK Indonesia (BI) menyatakan laju kegiatan usaha pada triwulan I 2018 lebih cepat dibanding triwulan IV 2018. Hal itu berdasarkan survei yang digelar terhadap kegiatan dunia usaha dan hasil lainnya yakni ekspansi kegiatan usaha akan terus berlanjut pada triwulan II 2018.

"Kegiatan usaha di triwulan I (2018) lebih baik jika dibandingkan dengan triwulan IV (2017) pasalnya terjadi ekspansi usaha lebih baik dari 7,4% menjadi 8,2%. Ini mengindikasikan kegiatan usaha di triwulan I lebih baik ketimbang sebelumnya," terang Direktur Eksekutif Kepala Departemen Statistik BI Yati Kurniati dalam pemaparan di gedung BI Jakarta, Kamis (12/4).

Menurut Yati, tujuan dari penerbitan survei kegiatan dunia usaha adalah untuk mendapatkan indikasi arah perkembangan kegiatan ekonomi pada triwulan berjalan. Dari situ pula diperoleh informasi dini mengenai perkiraan perkembangan kegiatan ekonomi pada triwulan mendatang serta memberi arah pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB).

Yati menjelaskan geliat ekonomi terjadi lebih tinggi pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan serta industri pengolahan. Percepatan laju kegiatan usaha di berbagai sektor tersebut diperkirakan terus berlangsung pada triwulan II 2018, terlebih saat mendapat permintaan tinggi menjelang dan selama bulan puasa, Mei-Juni.

"Bulan Mei masuk bulan Ramadan itu kegiatan makin meningkat terutama di industri pengolahan yang makin besar. Perdagangan hotel, keuangan  dan restoran juga akan meningkat," paparnya.

Survei terhadap 3.200 perusahaan yang digelar BI beberapa pekan lalu itu, kata Yati, mendapati hasil lain. Kondisi sektor industri pengolahan yang diantaranya mencakup tekstil, logam dasar besi baja, makanan minuman dan tembakau, barang dari kayu serta kertas dan barang cetakan diproyeksikan terus membaik.

"Ekspansi lainnya pada triwulan II 2018 juga diperkirakan terjadi pada sektor pertanian terutama pada bahan makanan, perkebunan, peternakan, kehutanan dan pertanian," ujarnya.

Dampak langsung dari perbaikan laju dunia usaha itu, kata dia, penyerapan tenaga kerja sangat baik. Hal itu didorong peningkatan penjualan juga disebabkan oleh perluasan usaha.

Survei  tersebut ikut menggambarkan kondisi likuiditas dan rentabilitas dunia usaha pada triwulan I 2018 dalam keadaan baik, dengan akses terhadap kredit perbankan yang lebih mudah.

"Kemudian di sektor kontruksi yang pada triwulan I ada perlambatan karena menunggu masuknya alat bangunan, alat berat, barang-barang logam. Namun pada trriwulan II dia akan ada kemajuan," pungkas Yati. (A-2)

?



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya