Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Pemerintah Tanggapi Keluhan di Stasiun Duri

Cahya Mulyana
06/4/2018 16:10
Pemerintah Tanggapi Keluhan di Stasiun Duri
()


KEMENTERIAN Perhubungan menanggapi keluhan masyarakat pengguna jasa KRL Commuter Line di Stasiun Duri, Jakarta. Perjalanan mereka kerap terhambat akibat persinggungan jadwal dengan kereta api bandara Sorekarno-Hatta.

Menterei Perhubungan Budi Karya Sumadi menjanjikan empat poin perbaikan yang diharapkan bisa menjaga kesetiaan masyarakat untuk terus menggunakan kendaraan umum, khususnya kereta.

"Saya atas nama pribadi, pemerintah, dan PT KAI mengucapkan maaf atas kejadian tersebut yang tidak match antara perencanaan dan apa yang dilakukan. Oleh karena itu kita lakukan beberapa langkah, pertama satu perjalanan dengan headway yang sama. Kami persilakan komunitas menetapkan waktunya dari Stasiun Batu Ceper menuju Duri pada pagi hari dan sore hari," terang Budi, di Jakarta, Jumat (6/4).

Menurut Budi, solusi jangka pendek kedua yakni menambah kursi bagi penumpang KRL Commuter Line di kereta Bandara Sorekarno Hatta pada waktu tertentu. Penumpang KRL bisa membeli tiket dengan harga sama seharga tiket KRL Commuter Line.

"Nanti disubsidi juga supaya Railink enggak rugi, nanti saya minta ke mereka," tutur Budi.

Penumpukan penumpang di Stasiun Duri terjadi karena bertambahnya frekuensi perjalanan kereta bandara dan dipangkasnya jumlah perjalanan KRL Duri-Tangerang. Saat ini, kereta bandara menggunakan dua jalur di peron 4 dan 5. Padahal sebelumnya hanya menggunakan jalur 5.

Budi mengatakan solusi ketiga yang bersifat jangka menengah yakni akan membangun satu perlintasan yang digunakan kereta api yang digunakan pada saat diperlukan. "Insya Allah bisa dilakukan dalam satu bulan ke depan," terangnya.

Terakhir, kata Budi, pemerintah akan terus memberikan pelayanana terbaik untuk seluruh masyarakat penikmat jasa kereta api, khususnya di Stasiun Duri, dengan menambah tangga dan ruang tunggu. Hal itu supaya masyarakat tidak bersesakan dan tetap nyaman menunggu kedatangan kereta.

"Memberikan level pelayanan yang semakin baik dengan memberikan tangga dan ruang tunggu dilengkapi tenda. Sekali lagi saya sampaikan maaf bagi pecinta kereta api? dan kita akan lakukan improvement berkaitan dengan itu," pungkasnya. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya