Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
KESENJANGAN dan ketimpangan ekonomi yang terjadi di Indonesia dinilai salah satunya terjadi karena kekurangan gizi yang dialami masyarakat Indonesia. Hal itu disampaikan Peneliti Senior Bidang Ekonomi, Poltak Hotradero.
Poltak menyebut rata-rata konsumsi daging masyarakat Indonesia hanya 2,1 kg per tahun. Sangat jauh jika dibandingkan negara seperti Kenya yang rata-rata 30 kg per tahun.
"Brazil atau Argentina itu 50-60 kg/tahun, itu kenapa sepakbola kita enggak menang-menang ya konsumsi proteinnya kurang, padahal itu bukan cuma bentuk otot, tapi juga otak," ujar Poltak dalam diskusi tentang Ekonomi Pancasila di Jakarta, Kamis (5/4).
Menurut Poltak, konsumsi protein masyarakat Indonesia yang rendah itu menyebabkan seseorang kurang kompetitif dan berdampak pada kemiskinan. "Kita defisit di sisi manusianya, dan jadi ekstrem karena rata-rata konsumsi protein kita rendah. Kalau masuk sekolah yang punya kecukupan protein tinggi akan menonjol," tukasnya.
Untuk itu, Poltak menilai hal tersebut harus diatasi pemerintah dengan memberikan bantuan gizi yang konsisten kepada masyarakat miskin. "Peningkatan kapasitas ini perlu waktu yang panjang dan mahal, tapi harus dikerjakan," pungkasnya. (A-2)
Berita terkait : Keadilan Ekonomi bukan Berdasarkan Etnis dan Agama
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved