Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
BERKACA pada kasus skimming yang menimpa beberapa perbankan, Bank Indonesia (BI) akan mengupayakan percepatan migrasi kartu dengan teknologi cip. Sebelumnya, bank sentral telah menetapkan tenggat 2021 seluruh bank sudah menggunakan kartu debit bercip disertai kelengkapan mesin ATM dan electronic data capture (EDC).
Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Wijanarko mengatakan mengatakan pekan depan pihaknya akan mengundang asosiasi sistem pembayaran untuk segera mempercepat migrasi kartu debit ke cip.
"BI sangat prihatin akan kasus skimming yang terjadi. Kami punya National Standard Indonesian Chip Card Specification (NSICCS), dan ada target-target seperti di 2019 realisasi migrasi harus sudah 30%. Kemudian, di 2021 akhir sudah harus 100%. Ini yang mau kami percepat," ujar Onny seusai mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, di Jakarta , Kamis (22/3).
Meski target tetap mengikuti target waktu semula, dengan maraknya pembobolan dan skimming, kartu debit dengan pita magnetik harus segera diganti dengan kartu bercip. "Terutama untuk bank-bank yang besar dan terkena fraud (pembobolan) harus segera migrasi kartu," ujar Onny.
Semua bank yang sudah terkena pembobolan, untuk segera meningkatkan perlindungan nasabahnya dengan mengganti kartu ke cip. Nasabah pun harus diedukasi, untuk menggunakan pin yang tidak mudah tertebak.
Bank juga harus meningkatkan deteksi pembobolan, pencegahan dan mitigasinya. Hal tersebut bisa dioperasikan melalui artificial intelligent dengan membaca pola tingkah laku konsumer. Bila ada kebiasaan yang berbeda, otomatis kartu terblokir.
BI juga mengarahkan bank dan e-commerce ke depan untuk meminta otentifikasi (OTP) pada tiap transaksi nasabah menggunakan kartu ATM/debet dan online banking, terutama ketika melakukan transaksi daring.
"Fitur keamanan saat transaksi daring perlu ditingkatkan untuk menghindari serangan fraudster. Untuk keamanan transaksi ritel," tandas Onny. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved