Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Rupiah masih akan Bergerak di 13.600-13.800

Fetry Wuryasti
22/3/2018 21:45
Rupiah masih akan Bergerak di 13.600-13.800
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 21-22 Maret 2018 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate tetap sebesar 4,25%, dengan suku bunga deposit facility tetap sebesar 3,5% dan lending facility tetap sebesar 5%, berlaku efektif sejak 23 Maret 2018.

Ini dilakukan setelah melihat optimisme perekonomian AS tidak setinggi ekspektasi sebelumnya. Kenaikan suku bunga bank sentral AS pun diperkirakan hanya akan naik sebanyak tiga kali selama 2018.

Namun bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, menaikkan suku bunga, rupiah terpantau mengalami pelemahan sekitar 0,2%. Ekonom sekaligus Project Consultant Asian Development Bank Institute Eric Sugandi memperkirakan rupiah masih akan bergerak pada kisaran 13.600-13.800 sampai akhir minggu ini.

"Nilai tukar rupiah pada saat ini terlalu jauh dari nilai par fundamentalnya di 13.300-13.500," ujar Eric Sugandi saat dihubungi, Kamis (22/3).

Eric menilai Bank Indonesia (BI) pun selalu menjaga agar volatilitas rupiah tidak terlalu besar dan nilainya tidak terlalu melemah. Sebelumnya akibat menjaga tekanan nilai rupiah dan membayar utang luar negeri, cadangan devisa sempat terkuras dari US$131,98 miliar menjadi US$128,06 miliar. Level psikologis rupiah terdekat yang akan diuji pasar di 14.000 per dolar AS.

"Tapi saya pikir BI akan mencegah rupiah terlalu cepat mendekati 14.000. Yang bisa dan sudah dilakukan pemerintah dan BI untuk mengurangi capital outflow adalah dengan membeli SBN (surat berharga negara) ketika sedang terjadi aksi jual oleh asing. Pemerintah juga harus bisa meyakinkan investor bahwa defisit APBN masih aman," papar Eric. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya