Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

PLN Jamin Listrik Cukup untuk Usaha

Cahya Mulyana
22/3/2018 19:50
PLN Jamin Listrik Cukup untuk Usaha
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

PLN Jamin Listrik Cukup untuk Usaha

PT PLN persero menyatakan ketersediaan listrik untuk kegiatan usaha sangat mencukupi pada 2018. Oleh sebab itu, pemerintah daerah tidak perlu khawatir untuk mengundang investor untuk meningkatkan laju ekonomi.

"Pemda jangan ragu mengudang investor ke daerahnya. Karena listrik akan kami sediakan," terang Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Felienty Roekman saat memberi sambutan acara Diseminasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RPUTL) 2018-2027 yang sedianya dibacakan Direktur Utama PLN, Sofyan Basir di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Kamis (22/3).

Menurut Sofyan, RUPTL 2018-2027 telah disesuaikan dengan estimasi kebutuhan dan pertumbuhan ekonomi 2018. Melalui acuan itu pelaku usaha akan mendapatkan pelayanan ketenagalistrikan yang memadai atau sesuai kebutuhan.

RUPTL merupakan pedoman pengembangan kelistikan selama 10 tahun ke depan. RUPTL 2018 -2027 telah disahkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), melalui Permen 1567/K/21/MM/2018.

Sofyan menyebut dengan perencanaan tersebut bisa didapatkan rencana investasi yang lebih efisien. PLN memproyeksikan total pembangkit akan mencapai 56.024 megawatt, total jaringan transmisi 36.855 km, dan total gardu induk 154.240 VA.

"RUPTL ini dari hasil review yang sebelumnya. Setelah melihat realisasi kebutuhan pertumbuhan ekonomi, inflasi, target ratio dan target menyelesaikan elektrifikasi dan sebagainya," papar Sofyan.

RUPTL sudah disusun dengan tujuan membantu realisasi program pembangunan pemerintah. Kemudian juga untuk mempercepat peningkatan rasio elektrifikasi demi tercapainya keandalan dan kemampuan listrik yang baik. RUPTL juga menjelaskan pengembangan ketenagalistrikan di setiap provinsi dan daerah.

"Harapan kami, pembangunan infrastruktur yang akan kami kerjakan berdasarkan RUPTL 2018-2027 bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin," pungkasnya. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya