Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
HOLDING Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tambang PT Inalum menyatakan proses negosiasi dengan PT Freeport Indonesia, khususnya terkait divestasi 51% saham sudah berjalan dengan baik. Inalum sudah melakukan penawaran berdasarkan prediksi beberapa bank.
"Sudah tek-tok (penawaran) lah," ungkap Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin, di Jakarta, Rabu (21/3)
Ia mengaku sudah beberapa kali melakukan penawaran langsung kepada pihak Rio Tinto. Beberapa bank yang sudah melakukan perhitungan atas saham Rio Tinto di Freeport Indonesia yakni HSBC, Credit Swiss, Morgan Stanley, dan Deutche Bank yang menyatakan harganya US$3,3 miliar.
"Itu kan tidak bisa bicara angkanya. Nanti juga lagi negosiasi lagi tawar-menawar. Mungkin kita enggak bisa ngomong, tapi kisaran harga sudah ada diset opini di luar," ujarnya.
Inalum, kata Budi, akan mengusahakan proses divestasi Freeport Indonesia dapat selesai April 2018 sesuai dengan target pemerintah."Pak Jonan sudah target April, ya kita kerja keras lah," pungkasnya.
Akuisisi hingga 51% saham PT Freeport Indonesia dilakukan dengan membeli hak partisipasi (participating interest) Rio Tinto Indonesia yang akan dikonversi menjadi 40% saham dan membeli saham tambahan PT Freeport Indonesia dari Freeport-McMoran (FCX) .
Saat ini equity dan economic interes FCX, Indonesia dan Rio Tinto masing masing 90.64% dan 54.32%, 9.36% dan 5.68%, 0% dan 40%. Jika Indoensia hanya membeli saham FCX, ekuitas dan economic interest FCX, Indonesia dan Rio Tinto masing-masing 49% dan 29%, 51% dan 31%, 0% dan 40%. Skema tersebut masih tidak memberikan banyak keuntungan bagi Indonesia.
Untuk itu, melalui proses negosiasi pemerintah Indonesia berupaya membeli saham Rio Tinto agar mendapatkan economic interest lebih besar. Jika pemerintah berhasil mendapatkan 40% saham Rio Tinto, hanya tersisa FCX dan Indonesia dengan ekuitas dan economic interes masing-masing 49% dan 49%, 51% dan 51%. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved