Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGERJAAN proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung senilai Rp78,6 triliun tidak hanya melibatkan kontraktor besar, tetapi juga masyarakat sekitar proyek melalui program padat karya tunai.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, program padat karya tunai di proyek tersebut dalam bentuk pembongkaran bangunan rumah warga yang telah diselesaikan pembayaran pembebasan lahannya.
"Dalam proses pembebasan lahan, ketika masih ada rumah masyarakat yang sudah kita bayar dan bebaskan, sekarang sistemnya pakai padat karya tunai. Jadi bukan pakai alat berat, tapi memanfaatkan masyarakat sekitar, ayo (ikut) bongkar," ujar Rini saat meninjau lokasi pembangunan terowongan kereta cepat di Walini, Bandung Barat, Rabu (21/3).
Program padat karya tunai itu, menurut Rini bisa menambah pendapatan masyarakat agar lebih sejahtera. Ia menyebut saat ini kemajuan pembebasan lahan proyek kereta cepat telah mencapai 56,5%. Pemerintah menargetkan pembebasan lahan selesai seluruhnya pada April mendatang.
"Total anggaran pembebasan lahan Rp9 triliun," sebutnya.
Plt Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China Dwi Windarto mengatakanpekerjaan konstruksi sudha dimulai, meski baru mencapai 5%. "Pekerjaan sudah mulai berjalan sekarang, (sekitar) 5%," sebutnya.
Selanjutnya, kata Dwi, sesuai permintaan Rini, pekerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan mulai dikebut secara total pada April seiring dengan tuntasnya pembebasan lahan. (A-2)
Berita terkait :
Dua Tahun Lagi, Pembangunan Terowongan Walini Rampung
Ini Alasan Menteri Rini Bangun Terowongan di Walini
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved