Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
MARAKNYA kecelakaan proyek infrastruktur beberapa waktu lalu sehingga sempat dilakukan moratorium membuat Kementerian BUMN bertindak tegas.
Sebagian kecelakaan yang melibatkan PT Waskita Karya (Persero) Tbk membuat perseroan tersebut menjadi fokus pembenahan oleh Kementerian BUMN dengan penggantian jajaran direksi.
Sebelumnya Menteri BUMN Rini Soemarno hanya mengatakan akan mengganti jajaran direksi Waskita Karya tanpa menyebut jabatan. Kali ini, ia lebih gamblang dengan menyebut akan ada perombakan untuk posisi direktur operasional karena dianggap sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas beberapa kecelakaan yang terjadi.
Diketahui saat ini ada tiga orang yang menjabat Direktur Operasional di Waskita Karya yakni Direktur Operasi Adi Wibowo, Direktur Operasi II Nyoman Wirya Adnyana, dan Direktur Operasi III Bambang Rianto.
"Di Waskita karena kita melihat banyak kelemahan terutama direktur operasi jadi kita akan melakukan perombakan yang cukup besar. Karena itu perusahaan publik (perombakan dilakukan) di RUPS yang akan datang yaitu bulan April," ungkap Rini seusai meninjau proyek pembangunan terowongan kereta cepat di Walini, Bandung Barat, Rabu (21/3).
Perombakan itu, lanjut Rini, juga sesuai dengan rekomendasi dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono kepadanya dalam hasil evaluasi Komite Keselamatan Konstruksi (KKK) yakni untuk segera mengganti jajaran direksi Waskita Karya.
Berdasarkan pantauannya selama ini, Rini melihat direksi Waskita Karya kurang bertanggung jawab terhadap aspek keamanan dan keselamatan proyek. Kedua aspek itu hanya dibebankan sepenuhnya kepada General Manager (GM) proyek tersebut.
"Padahal di situ harus ada direktur yang tanggung jawab penuh untuk dia keliling betul, bertanggung jawab mengenai keamanan," cetusnya.
Selain akan mengganti jajaran direksi, dirinya juga akan memasukkan satu direktur yang bertanggung jawab kepada keselamatan konstruksi di masing-masing BUMN Karya. "Sekarang ini di BUMN Karya akan kita masukkan (masing-masing) satu Direktur Keselamatan Konstruksi," pungkas Rini.
Kecelakaan dalam sejumlah proyek yang dikerjakan Waskita Karya terjadi dalam beberapa bulan terakhir, Terbaru, dalam pengerjaan proyek Rusun Pasar Rumput, Jakarta Selatan, yang menelan satu korban jiwa pada Minggu (18/3) lalu. Sebuah besi hollow sepanjang 3 meter terjatuh dari lantai 10 dan langsung menimpa korban yang merupakan warga sekitar. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved