Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo menyerahkan secara simbolis sertifikat kompetensi pemagangan kepada sekitar 3.000 peserta program magang di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK), Bekasi, Jawa Barat. Mereka yang menerima sertifikat adalah yang telah lulus uji kompetensi bidang keterampilan tertentu yang diikuti selama proses magang.
Adapun, pemerintah menggelar program magang nasional bekerja sama dengan Apindo dan Kadin bersama 56.119 orang yang membidangi industri perbankan, manufaktur, pariwisata dan perhotelan, ritel dan perikanan serta kelautan. Dari jumlah tersebut yang mengikuti uji kompetensi sebanyak 6.201 orang. Diantaranya 5.635 orang dinyatakan kompeten dan sisanya 566 orang tidak kompeten.
"Artinya uji kompetensi ini beneran karena ada yang tidak lulus," ujar Presiden Jokowi di BBPLK Bekasi, Jawa Barat, Rabu (27/12).
Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengatakan pemerintah saat ini tengah konsentrasi membangun infrastruktur. Namun demikian, pembagian sertifikat ini dianggap penting untuk para pemagang. Sertifikat kompetensi ini dianggapnya modal penting untuk bersaing dengan negara lain. Menurutnya, untuk menjadi negara maju tidak bisa lagi hanya mengandalkan sumber daya alam, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia.
"Ini penting agar kita bisa bersaing dengan negara lain, anggaran pun kita fokus dan konsentrasi di infrastruktur. Tapi nanti mulai 2019, tadi saya bisikin ke Menaker, kita konsentrasi pada yang kedua, pembangunan sumber daya manusia (SDM). Kunci kita di SDM. Kita punya 250 juta penduduk dan 60 persen anak muda, jumlah tersebut akan meningkat, diperkirakan di tahun 2040 usia produktif kita mencapai 195 juta, ini bisa jadi kekuatan besar tapi juga bisa jadi masalah kalau tidak perhatikan pembangunan SDM," paparnya.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Jokowi juga menyerahkan Setifikat Mentor kepada 97 orang mentor atau pembimbing pemagangan. Kepada perusahaan yang telah menyelenggarakan program pemagangan, Presiden Jokowi juga memberikan penghargaan. Penghargaan diberikan kepada perusahaan sebagai penyelenggara pemagangan nasional.
Untuk diketahui, program pemagangan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja Indonesia, yang dilakukan pemerintah bekerja sama dengan sektor industri. Melalui magang, peserta mendapatkan keterampilan atau kompetensi di tempat kerja yang mengacu pada jabatan tertentu. Tak hanya itu, peserta magang mendapatkan bimbingan dari mentor dari kalangan profesional.
"Jangan ragu bahwa SDM kita punya kemampuan untuk berkompetisi dengan negara lain. Hanya, memang kekuatan ini belum kita maksimalkan potensinya. Kalau kita bisa memanfaatkan kita bisa jadi bangsa pemenang. Oleh karena itu, sertifikat ini sangat penting sekali," pungkas Presiden.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved