Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PER September tahun 2017, kredit yang belum disalurkan (undirsbursed loan) di perbankan tercatat masih bernilai fantastis, hingga Rp1.400 triliun. Angka itu naik 9,62% jika dibandingkan periode sama 2016. Artinya kemampuan debitur seperti pelaku usaha masih terbatas.
Padahal, kata Deputi Komisioner Pengaturan dan Pengawasan Terintegrasi OJK, Imansya, perbankan sudah memiliki kapasitas untuk menyalurkan pendanaan.
Dari data OJK, undisbursed loan commited (ULC) atau kredit yang sudah disepakati namun belum ditarik oleh peminjam tercatat naik 15,8% tumbuh signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 0,79%
"Padahal bank-bank sudah punya kapasitas untuk menyalurkan kredit, namun tidak kunjung terealisasi," ujarnya dalam bincang media di Jakarta, Jumat (24/11).
Tren peningkatan kredit yang tidak terpakai, kata dia sudah terlihat sejak Mei 2017. Saat itu, kredit menganggur bank sudah mencapai Rp1.350 triliun, kemudian naik menjadi Rp1.392 triliun pada Agustus 2017 dan naik kembali menjadi Rp1.400 triliun pada September 2017.
Tingginya kredit menganggur ini meyebabkan pertumbuhan kredit perbankan belum optimal. Selama Oktober 2017, kredit perbankan baru tumbuh 8,18% (yoy) jika dibandingkan Oktober 2016, atau jika dilihat dari Januari hingga Oktober 2017, baru naik sebesar 4,18% (year to date/ytd).
Meski demikian, selama dua bulan terakhir 2017, realisasi penyaluran kredit bakal meningkat. Penyebabnya, pertumbuhan ekonomi domestik yang terus pulih, ditambah dengan prospek perekonomian global yang memberikan sentimen positif bagi dunia usaha untuk berekspansi. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved