Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

BI Diprediksi bakal Pertahankan Suku Bunga Acuan

Fetry Wuryasti
15/11/2017 21:15
BI Diprediksi bakal Pertahankan Suku Bunga Acuan
(MI/RAMDANI)

DEWAN Gubernur Bank Indonesia akan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur terkait suku bunga acuan pada Kamis (16/11). Beberapa analis melihat suku bunga acuan ini akan dipertahankan pada level 4,25%.

Analis Indef Bhima Yudhistira Adhinegara memproyeksi Bank Indonesia akan tetap mempertahankan 7 days repo rate di angka 4,25%. Sebab ruang pelonggaran moneter makin sempit akibat tekanan eksternal dan domestik.

"Dari sisi eksternal, ketidakpastian kebijakan reformasi pajak AS, dan peluang Fed rate naik di Desember membuat Bank Indonesia harus lebih pro-stabilitas dibanding pro-pertumbuhan kredit," ujar Bhima saat dihubungi, Rabu (15/11).

Sedangkan dari domestik, pada November dan Desember secara musiman inflasi akan cenderung meningkat. Ini akibat dari kenaikan permintaan jelang Natal dan tahun baru.

"Inflasi sampai akhir tahun diprediksi sebesar 3,9%-4,1% (yoy). Selain itu rupiah cenderung bergerak turun hingga akhir tahun. Perbankan pun terbukti lambat merespons kebijakan moneter Bank Indonesia. Bunga kredit baru pertengahan 2018 diprediksi turun. Dengan kondisi itu, Bank Indonesia akan lebih konservatif menjaga bunga acuan," tukas Bhima.

Sebab selain tekanan eksternal yang masih cukup besar, penerimaan pajak pun berpotensi shortfall.

"Kalau defisit fiskalnya di atas 2,7%, maka akan menimbulkan distrust dari investor asing. Ini membuat banyak modal yang lari ke luar. Itu pula yang membuat IMF merevisi pertumbuhan ekonomi 2017 menjadi 5,1%," tutup Bhima. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya