Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Sorotan terhadap Keamanan Internet of Things

23/10/2017 11:00
Sorotan terhadap Keamanan Internet of Things
()

Penerapan internet untuk segala kebutuhan (internet of things/IoT) memberikan peluang besar bagi perusahaan untuk mengefisienkan proses kerja. Di sisi lain, penerapan IoT memberikan celah bagi kedatangan tamu tak diundang bernama peretas (hacker).

Fakta tersebut diungkap melalui penelitian terbaru Blackberry melalui 451 riset. Penelitian itu menunjukkan sebagian besar perusahaan mengalami kekhawatiran atas teknologi dan proses digital meskipun beberapa di antaranya sudah memiliki strategi transformasi digital.

CEO Blackberry Marty Beard memaparkan perusahaan memerlukan strategi pengelolaan hasil (endpoint) terpadu agar mampu menangani miliaran perangkat yang terhubung. Karena itu, faktor keamanan enterprise of things (EoT) juga menjadi fokus Blackberry.

“Karena dengan semua potensinya, perluasan penggunaan barang-barang yang terhubung menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan hanya seaman endpoint mereka yang paling rentan,” kata Beard dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/10).

Faktor keamanan siber diakui Country General Ma­nager Dimension Data Indonesia Hendra Lesmana menjadi fokus penerapan IoT di dunia. Saat ini bahkan berkembang wacana bahwa penerapan keamanan siber dapat diterapkan seumur hidup untuk menjamin keamanan.

“Yang sudah tidak di-support lagi dapat di-support lagi dengan up grade. Komponen dapat diperoleh dengan murah dan tinggal dirakit, tetapi biasanya manufaktur yang kecil melupakan faktor keamanan,” kata Hendra, Sabtu (21/10).

Salah satu solusi yang sedang diupayakan ialah memperbarui sensor IoT di setiap perusahaan secara singkat mengingat jumlah sensor bisa mencapai ribuan hingga jutaan.

Jangkauan IoT sangat luas dan tak perlu kecepatan internet (bandwith) yang tinggi.

Di Indonesia, Hendra mengungkapkan penerapan IoT sudah mulai ekstensif. Sayangnya, belum semua praktik yang terbaik dijalankan perusahaan. “Misalnya, dalam hal otomasi. Masih ada yang melakukan up grade secara manual,” tandasnya. (Gnr/S-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya