Senin 18 September 2017, 23:16 WIB

Pekerjaan Gedung Dominasi Kontrak Baru PP

(Gnr/S-2) | Ekonomi
Pekerjaan Gedung Dominasi Kontrak Baru PP

Ist

 

PEKERJAAN terkait dengan pembangunan gedung menyumbang persentase tertinggi hingga Agustus 2017 bagi PT Pembangunan Perumahan (PP). Tercatat sebanyak 37,8% dari kontrak baru perusahaan pelat merah itu disumbangkan melalui pekerjaan terkait dengan gedung, disusul kontrak pekerjaan EPC, jalan dan jembatan, pelabuhan, bandara, serta bangunan air. Total, hingga Agustus 2017, PTPP telah mengumpulkan kontrak baru senilai Rp24,1 triliun.

Perolehan itu meningkat 28,6% jika dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu. Dengan capaian itu, PP telah merealisasikan 59,2% dari target Rp40,6 triliun kontrak baru untuk tahun ini. "Kami yakin target perolehan kontrak tahun ini dapat tercapai. Sampai dengan Agustus 2017, kontrak baru yang berasal dari BUMN maupun swasta memberikan total kontribusi 86,4% dari portofolio kontrak baru PTPP.

Jadi, perseroan tidak memiliki exposure yang signifikan terhadap kontrak dari pemerintah," kata Direktur Utama PTPP Tumiyana di Jakarta, Sabtu (16/9). Pada Agustus, PTPP juga mendapatkan sejumlah kontrak baru terkait dengan gedung atau properti, antara lain pembangunan tahap I apartemen Meisterstadt di Batam dengan nilai kontrak Rp999,5 miliar, pekerjaan arsitek & ME Grand Jati Junction di Medan (pekerjaan lanjutan) Rp259 miliar, RSUD Jayapura Rp139 miliar, Transmart Tajur di Bogor Rp133,2 miliar, dan Transmart MX Mall di Malang Rp128,4 miliar.

Di sisi lain, anak perusahaan PTPP, PT PP Properti, juga menunjukkan performa positif. Kinerja pemasaran mereka hingga Agustus 2017 mencapai Rp2 triliun, atau merefleksikan 67% dari target marketing sales 2017 sebesar Rp2,99 triliun. Penjualan baik proyek-proyek existing maupun proyek-proyek baru PPRO antara lain Grand Kamala Lagoon di Bekasi, Jawa Barat, Apartemen Grand Shamaya di Surabaya, Jawa Timur, dan Apartemen Begawan di Malang, Jawa Timur, menopang pencapaian marketing sales selama 2017.

"Kontrak baru dari sisi tipe pekerjaan yang terdiversifikasi ini akan memungkinkan perseroan untuk menjaga profitabilitas tetap solid," tutup Tumiyana.

Baca Juga

DOK Sinar Mas Land.

Southgate Residence Beri Keringanan Pembelian Apartemen Bersama Jendela360

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 17:11 WIB
Kerja sama itu diluncurkan pada Southgate Expo pada 21-29 Mei 2022 di Main Atrium AEON Mall...
Ilustrasi

Transisi Menuju Endemi, Industri Pernikahan Perlahan Mulai Bangkit

👤Putra Ananda 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 17:00 WIB
Kebangkitan industri pernikahan disebutkan oleh Peter mampu memberikan efek domino terhadap perbaikan ekonomi pasca pandemi...
MI/Permana Pandega

Teten : Kopi Jadi Komoditas Unggulan, 96% Perkebunan Dikuasai Petani

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 16:45 WIB
"Kopi dan rempah adalah komoditas unggulan negara kita yang harus dikelola baik. Harus dikuasai inovasi teknologinya, punya nilai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya