Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Bagikan 5.500 Sertifikat, Jokowi Minta Hati-Hati bila Diagunkan

Rudy Polycarpus
31/8/2017 21:09
Bagikan 5.500 Sertifikat, Jokowi Minta Hati-Hati bila Diagunkan
(Presiden RI Joko Widodo secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah gratis kepada 12 warga Kota dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. MI/BENNY BASTIANDY)

PRESIDEN Joko Widodo mengawali kegiatannya di Sukabumi dengan menyerahkan sertifikat untuk rakyat se-Sukabumi. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Setukpa (Secapa) Polri, Kota Sukabumi.

Sebanyak 5.500 sertifikat hak atas tanah diserahkan Kepala Negara kepada para warga yang berasal dari sejumlah kecamatan dan kelurahan yang ada di Kota maupun Kabupaten Sukabumi. Itu merupakan salah satu upaya percepatan kebijakan sertifikasi lahan dan pertanahan di Tanah Air.

Dalam sambutannya, Presiden menekankan pentingnya sertifikat sebagai bukti hukum yang sah atas kepemilikan tanah yang dimiliki masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta agar masyarakat menyimpan sertifikat tersebut di tempat yang aman.

"Saya titip sertifikat ini disimpan, dimasukkan ke dalam plastik, menghindari rumah bocor. Tolong fotokopi, supaya nanti kalau hilang mudah mengurusnya," ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden juga menyatakan bahwa sertifikasi lahan bisa menjadi cara baru untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan sosial ekonomi, khususnya di perdesaan. Masyarakat bisa memanfaatkan sertifikat yang dimilikinya untuk menambah modal usaha atau hal-hal produktif lainnya.

"Biasanya kalau sudah pegang ini untuk agunan ke bank. Tidak apa-apa, tapi ingat, saya titip, kalau pinjam uang di bank itu dihitung, dikalkulasi, bisa nyicil enggak? Bisa bayar enggak?" tutur Presiden.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Jokowi seperti biasanya memberikan kuis berhadiah sepeda kepada masyarakat yang hadir. Sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan keanekaragaman suku, budaya, hingga dasar negara Indonesia disampaikan oleh Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. (RO/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya