Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mendukung penuh pengembangan mobil listrik untuk menciptakan lingkungan bersih dan pengurangan emisi bahan bakar.
Sejumlah riset terkait suplai listrik untuk pengisian ulang mobil listrik telah dilakukan, bahkan PLN telah mempunyai pilot project untuk stasiun pengisian listrik umum (SPLU) yang telah tersebar di sejumlah lokasi di Jakarta.
Tidak hanya itu, PLN telah membentuk tim terkait kendaraan listrik sejak 2011 dan saat ini sedang dalam tahap finalisasi SPLN Charging Station.
"Ada sekitar 542 SPLU yang telah kami sebar di Jakarta dan telah menyediakan prototype charging mobil listrik sesuai dengan APEC di Bali pada 2014 lalu. Target kami akhir 2017 sudah berhasil menyediakan 1.000 SPLU," ujar anggota Tim Mobil Listrik PLN Leo Basuki dalam keterangan resmi, Rabu (23/8).
Mengingat besarnya daya yang diperlukan untuk pengisian mobil listrik, PLN telah melakukan perhitungan matang untuk memastikan keandalan, kualitas tegangan, kapasitas trafo dan jaringan.
"Kami yakin bisa memenuhi ketersediaan SPLU dengan kualitas maksimal, apalagi daya pasok energi listrik juga banyak dipasok dari pembangkit baru yang berasal dari program 35.000 Mw," imbuhnya.
Nantinya, masyarakat dapat meminta PLN untuk memasangkan SPLU di lokasi yang diinginkan agar kebutuhan energi listriknya terpenuhi, termasuk juga sebagai charging station kendaraan listrik.
"SPLU sebagai charging station kendaraan listrik akan lebih tepat apabila diletakkan di tempat parkir, shelter dan rest area, karena di sana mobil atau motor listrik akan diparkir dalam jangka waktu yang cukup lama sehingga dapat sekaligus di-charge. PLN juga menyediakan SPLU di kantor-kantor PLN, intinya PLN sangat siap untuk menunjang keberadaan mobil listrik di Indonesia," tandas Leo. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved