Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM pengurangan disparitas harga semen di Papua kini telah mulai babak baru. Melalui sinergi lima BUMN, yaitu PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Pelni (Persero), PT Pelindo IV (Persero), PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero), pada Agustus ini pengiriman semen dengan harga terjangkau ke Papua mulai tiba di Pelabuhan Timika.
Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementrian BUMN, Fajar Harry Sampurno, Kamis (10/8), pun mengunjungi terminal kargo Bandara Mozes Kilangin dan Pelabuhan Pomako untuk meninjau kesiapan logistik datangnya kapal perdana yang mengangkut semen dari Makasar.
Ikut mendampingi dalam peninjauan tersebut Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia, Ahyanizzaman serta Direktur Komersial PPI, Trisilo Ari Setyawan.
Fajar Harry Sampurno mengatakan bahwa secara prinsip semua logistik sudah siap, mulai dari semen, pelabuhan, bandara serta pesawatnya. "Besok kita akan lihat juga kesiapan toko pengecer," cetusnya.
Program ini, seperti dijelaskan Ahyanizzaman, menggunakan produk salah satu anak usaha Semen Indonesia yaitu Semen Tonasa. Pengiriman perdana dari Makassar ke pelabuhan Timika dengan volume 312 ton.
Dari Timika, semen tersebut kemudian dikirim ke Wamena dengan melibatkan TNI AU menggunakan pesawat Hercules. Pesawat ini mampu memuat semen hingga 12 ton dengan satu kali penerbangan per minggu.
"Dengan menggunakan Hercules diharapkan dapat menekan biaya logistik udara ke Wamena, karena tidak ada akses lain menuju ke Wamena kecuali melalui jalur udara," terang Ahyanizzaman.
Selain Hercules, sambungnya, unit pesawat lain juga disiapkan untuk pendukung pasokan ke Wamena dengan melibatkan maskapai pesawat kargo komersial, yaitu TriMG, yang mampu melakukan pengiriman 31 ton per hari.
Di Wamena, PT Semen Indonesia bersama PPI akan melakukan pengendalian dan pengawasan atas semen yang tersebar di pasar. Adapun dalam penyaluran semen kepada pelanggan akhir, PPI akan bekerja sama dengan pengusaha lokal untuk mengantarkan semen ke kabupaten pegunungan melalui jalur darat.
Kabupaten pegunungan yang dimaksud ialah Jayawijaya, Puncak Jaya, Tolikara, Lanny Jaya, Nduga, Yalimo, dan Membramo Tengah. Jalur darat ke tujuh kabupaten tersebut telah tekoneksi satu sama lain.
Ahyanizzaman menambahkan, disparitas harga semen di Jawa dan Papua saat ini cukup tinggi. Harga semen di Jawa secara rata-rata Rp60 ribu per sak, sedangkan harga semen di Papua pegunungan seperti Puncak Jaya berkisar antara Rp1 juta hingga Rp2 juta.
"Tingginya harga semen di Papua disebabkan terhambatnya distribusi akibat sulitnya transportasi. Dengan menggandeng empat BUMN di bidang logistik tersebut, biaya distribusi semen diharapkan bisa lebih efisien sehingga harga semen nantinya lebih murah," terang Ahyanizzaman.
Kerja sama lima perusahaan pelat merah itu memang diprioritaskan untuk pengiriman semen ke daerah di Papua yang tingkat disparitasnya tinggi. "Pengiriman akan dilakukan secara terintegrasi melalui jalur darat, laut, hingga udara," pungkasnya. (RO/X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved