Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) menyebut tingkat optimisme para pelaku bisnis masih baik. Indeks Tendensi Bisnis (ITB) tercatat naik pada kuartal II tahun ini menjadi 111,63 dari 103,42 pada kuartal sebelumnya.
"Kalau ITB merupakan pandangan para manajer yang melihat kondisi bisnis masih baik," ucap Kepala BPS Suhariyanto di Jakarta, Senin (7/8).
Kenaikan ITB tersebut, sebut dia, berasal dari kenaikan pendapatan usaha dari 104,54 menjadi 118,93 dan kenaikan penggunaan kapasitas usaha dari 104,6 menjadi 114,55. Kenaikan tipis rata-rata jumlah jam kerja juga yang mendorong kenaikan optimisme pelaku bisnis.
"Pendapatan usaha naik karena ada Lebaran, jadi ada THR (tunjangan hari raya)," ucapnya.
Namun, pada kuartal III tahun ini, ITB atau optimisme pelaku usaha menurun, yakni diperkirakan hanya 108,82. Hal itu disebabkan oleh adanya kekhawatiran pada pergerakan harga komoditas.
"Di kuartal II kemarin kan harga komoditas menurun, tidak sesuai harapan. Lalu, mereka masih berharap order dari dalam negeri masih bisa menguat," ucap Suhariyanto.
Penurunan ITB juga diprediksi terjadi pada indeks tendensi konsumen (ITK) pada kuartal III tahun ini. Diperkirakan ITK pada kuartal ini sebesar 103,29 atau turun dari kuartal II 115,92.
Suhariyanto menilai penurunan ITK pada kuartal III ini disebabkan oleh pendapatan yang kembali normal, sehingga konsumsi tidak sebesar pada waktu menjelang Lebaran.
"Kalau kuartal II kan ada THR. Nah sekarang sudah tidak ada lagi THR, jadi pembelian oleh masyarakat kembali normal," ucapnya.
Adapun pada kuartal II tahun ini, tingkat ekonomi konsumen atau ITK naik dari kuartal I yang sebesar 102,27. Faktor pendorongnya, kenaikan pendapatan, inflasi yang dianggap tidak berpengaruh terhadap konsumsi, dan kenaikan volume konsumsi. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved