Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Garam Impor Ditargetkan Masuk Pasar 10 Agustus

Erandhi Hutomo Saputra
01/8/2017 19:30
Garam Impor Ditargetkan Masuk Pasar 10 Agustus
(ANTARA)

DIRJEN Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan menyatakan pemerintah mengawal realisasi dari izin impor garam konsumsi yang telah diberikan kepada PT Garam.

"Sekarang PT Garam itu yang kita kawal sudah bener enggak, membeli enggak. Kita tiap hari akan memonitor itu terus," ujar Oke seusai rapat dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Selasa (1/8).

Pengawalan itu dilakukan agar garam bisa segera sampai di pasar karena saat ini garam sudah mengalami kelangkaan. Kemendag pun menargetkan pada 10 Agustus mendatang garam bisa menyebar di pasar. "Iya harus (tanggal 10), itu justru kita targetnya," tukasnya.

Adapun Menko Perekonomian Darmin memahami kekecewaan masyarakat karena garam langka meski lautan Indonesia sangat luas. Darmin menjelaskan, sebenarnya sejak lama Indonesia telah melakukan impor garam, terutama garam industri.

Untuk tahun ini, karena iklim tidak terlalu baik produksi garam menurun dan tak cukup memenuhi kebutuhan domestik. Karena itu keran impor dibuka agar permasalahan kalangkaan sudah diatasi.

"Memang ada dispute antara KKP dan perdagangan. Ini sebenarnya kira-kira mungkin dua bulanan yang lalu (sudah tahu bakal kurang)," ucapnya.

Untuk itu, ke depan pihaknya mendorong petani garam untuk merubah cara produksi dengan memaksimalkan teknologi sehingga produksi garam terjaga meskipun cuaca tidak bagus.

"Itu pasti kemampuan teknologi petaninya ada yang perlu dibetulkan, teknologi berproduksi rakyat kita terutama di Madura sana masih seperti dulu," pungkasnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya