Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Presiden Minta RAPBN 2018 Fokus pada Tiga Sasaran

Antara
24/7/2017 15:16
Presiden Minta RAPBN 2018 Fokus pada Tiga Sasaran
(ANTARA/Yudhi Mahatma)

PRESIDEN Joko Widodo meminta penyusunan RAPBN 2018 terfokus pada sasaran-sasaran yang ingin dicapai pemerintah yaitu bidang infrastruktur, pengentasan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan.

"Karena 2018 sudah memasuki tahun politik maka anggaran itu harus betul-betul fokus, harus terkonsentrasi," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung seusai Sidang Kabinet Paripurna membahas RAPBN 2018 di Istana Negara Jakarta, Senin.

Menurut Pramono, upaya penghematan dan efisiensi anggaran harus tetap dilakukan pada 2018. "Presiden dalam arahannya meminta para menteri menjelaskan persoalan yang dihadapi pemerintah saat ini," katanya.

Pemerintah, lanjut Pramono, meyakini pada 2018 kalau pertumbuhan ekonomi dan lainnya bisa dijaga, maka ekonomi akan tumbuh 5,3%-5,4%.

Terkait utang, katanya, Presiden Jokowi menjelaskan saat menjadi Presiden Ketujuh RI, posisi utang mencapai Rp2.700 triliun. "Kemudian tiap tahun jumlah yang harus dibayar Rp250 triliun," katanya.

Ia menyebutkan posisi utang pemerintah saat ini mencapai kisaran Rp3.600 triliun. "Inilah yang perlu dijelaskan kepada publik, ketika menjadi presiden utangnya Rp2.700 triliun kemudian setiap tahunnya enggak ngapa-ngapain harus membayar Rp250 triliun," katanya.

Pramono menegaskan fokus RAPBN 2018 masih bidang infrastruktur, pengentasan kemiskinan, kemudian yang berkaitan dengan tugas kementerian dan lembaga untuk mengupayakan disparitas makin mengecil atau terkait gini ratio," katanya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya