Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Setrum Swasta Ikut Terangi Desa

20/7/2017 10:33
Setrum Swasta Ikut Terangi Desa
(ANTARA/SYIFA YULINNAS)

KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) bekerja sama dengan PT General Elektrik Operations Indonesia memasok listrik ke sejumlah desa.

"Kita wajib memastikan tidak ada lagi saudara sebangsa yang menjalankan kehidupannya tanpa dukungan tenaga listrik. Jika kita mampu menghasilkan listrik dengan harga murah, akan membuat listrik menjadi lebih mudah diakses masyarakat kawasan perdesaan, daerah tertinggal, dan kawasan transmigrasi," terang Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo pada acara diskusi sekaligus penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Desa PDTT dan General Electric di Jakarta, kemarin.

Pada kesempatan itu hadir juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.

Menurut Eko, pemerintah terus berjuang merealisasikan komitmen dalam program penyediaan tenaga listrik untuk seluruh masyarakat, termasuk dengan menggandeng swasta.

Salah satu perusahaan yang berminat ialah General Electric. "Untuk saat ini General Electric menyumbang pembangkit percontohan, gratis untuk desa tertinggal. Mereka kasih empat unit dulu," ujar Eko.

CEO of General Electric Indonesia Handry Santiago mengatakan hasil analisis pihaknya menyebutkan jika Indonesia memaksimalkan efisiensi aset pembangkit listrik, pemerintah dapat menghemat miliaran sampai triliunan rupiah.

"Jika diterapkan maksimal, hal ini juga akan mengurangi emisi karbon lebih dari 80 juta ton per tahun," jelasnya.
Sementara itu, proyek 35 ribu Mw yang ditargetkan selesai pada 2020 dipastikan molor dan baru bisa terealisasi pada 2025. "Tetapi pemerintah memastikan dua tahun ke depan sudah bisa membangun 20 ribu Mw," terang Menteri ESDM Ignasius Jonan. (Cah/E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya