Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Jaga Kualitas Kredit, BPR Perlu Monitoring

Fetry Wuryasti
10/7/2017 14:45
Jaga Kualitas Kredit, BPR Perlu Monitoring
(ANTARA FOTO/Lucky R)

KREDIT tidak lancar (nonperforming loan/NPL) alias kredit macet di bank-bank perkreditan rakyat saat ini tercatat cukup tinggi, yaitu sebesar 6,9%

Ketua Umum Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Djoko Suyanto menjabarkan NPL yang terjadi pada BPR itu sebagian besar berasal dari modal kerja. Jumlah NPL dari modal kerja diklaim hingga 50% dan menyebar di seluruh kawasan geografis di seluruh Indonesia.

"Kalau kita petakan NPL modal kerja atau produktif dan konsumsi. Namun justru yang sektor produktif ini NPL sedang naik. Kenaikannya juga tidak signifikan, average antara 4%-6%,” ujarnya di Jakarta, Senin (10/7).

Menurutnya, angka tersebut sebetulnya bukan sesuatu yang mengkhawatirkan. Akan tetapi NPL juga mencerminkan kondisi dari nasabah, yaitu capacity repayment turun.

"Karena itu yang harus kita tingkatkan bagaimana pencegahan, monitoring terhadap kredit supaya NPL, di bawah koridor 5", sambung Djoko.

Salah satu upaya yang dilakukan kepada BPR, di antaranya restrukturisasi, meningkatkan tingkat prudent peminjam saat BPR akan memberikan kredit.

"Di sisi lain juga monitoring dan pembinaan terhadap para pelaku UMKM supaya mereka menjalankan usaha dengan track yang baik sehingga repayment capacity dia tidak turun,” terangnya.

Secara umum, indikator kinerja BPR tergolong baik. Kredit BPR semester I 2017 tumbuh dengan baik. Posisi aset naik 10%. Kredit secara yoy juga naik 9% secara nasional sehingga mencerminkan kinerja BPR tidak menurun tapi bertumbuh sesuai dengan kondisi ekonomi saat ini. Sebagian besar kredit tersebut dilakukan penyalurannya ke sektor mikro.

Ke depan, kata Djoko, basis teknologi menjadi sebuah keharusan untuk pelayanan BPR agar peluang bersaing meningkat seperti bank umum dan financial technology. Sehingga bisa lebih menarik nasabah karena kemudahan layanannya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya