Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
EMITEN transportasi PT Eka Sari Lorena Transport mencatatkan kerugian sebesar Rp28 miliar sepanjang 2016.
Hal itu disebabkan bisnis perseroan mengalami tekanan dari sisi persaingan dengan moda transportasi lain dan perubahan perilaku pada konsumen.
Pendapatan usaha di segmen usaha antarkota antarprovinsi (AKAP) turun terbesar, yaitu 23,44% dari Rp140,276 miliar pada 2015 menjadi Rp107,387 miliar pada 2016.
Kemudian pendapatan dari segmen usaha bus Trans-Jakarta turun sebesar 14,58% dari Rp17,42 miliar pada 2015 menjadi Rp14,88 miliar pada 2016.
"Pendapatan yang turun di semua segmen usaha menjadikan perseroan mengalami kerugian sebesar Rp28 miliar. Di lain sisi, rute-rute baru yang dijalankan perseroan masih membutuhkan waktu untuk penetrasi ke pasar," kata Direktur Pelaksana dan Keuangan Eka Sari Lorena Transport Dwi Rianta Soerbakti dalam keterangan tertulisnya.
Presiden Direktur Eka Sari Lorena Transport GT Soerbakti menyatakan penurunan jumlah pendapatan disebabkan jumlah penumpang bus AKAP banyak yang beralih ke transportasi darat lainnya, seperti kereta api dan transportasi udara.
Tak hanya itu, kemudahan masyarakat untuk memiliki kendaraan pribadi juga sangat memengaruhi pendapatan operator bus AKAP.
Apalagi infrastruktur jalan darat sudah mengalami peningkatan pesat seperti jalan tol yang gencar dibangun pemerintah, terutama di wilayah pantura menuju Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Perseroan akan mengubah strategi bisnis dari layanan mass public transportation menjadi boutique mass transportation dengan mulai mengoperasikan armada bus double decker (bus tingkat) Mercedes-Benz OC 500 RF 2542.
Eka Sari Lorena Transport akan mengubah secara berangsur-angsur, layanan dari kelas eksekutif menjadi kelas supereksekutif untuk meningkatkan tingkat pelayanan kepada para pelanggan.
Strategi lainnya berupa perkuatan di rute jarak pendek termasuk menjajaki kemungkinan masuk Jakarta residence connection dan Jakarta airport connection yang diselenggarakan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), selain memperkuat dan menambah jumlah armada bus di bus rapid transit (BRT) seperti Trans-Jakarta.
"Kami perkuat digital marketing dan e-ticketing (online ticketing dan penjualan di AlfaMart dan Indomaret) dalam hal pembayaran tiket yang dipesan calon penumpang melalui situs. Kami memperkuat kerja sama dengan ESL Cargo & ESL Logistic. Kami juga sedang menjajaki kemungkinan untuk melakukan ekspansi ke bidang lainnya yang secara tidak langsung akan berkaitan dengan industri transportasi," pungkas Soerbakti. (MTVN/E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved