Selasa 25 April 2017, 19:18 WIB

LPDB Dorong Mahasiswa Berwirausaha

Micom | Ekonomi
LPDB Dorong Mahasiswa Berwirausaha

Dirut LPDB, Kemas Danial memberikan Kuliah Umum di depan para mahasiswa/i Universitas Terbuka di Sungailiat. Dok LPDB

 

LEMBAGA Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) berkomitmen ikut mendorong para mahasiswa untuk dapat menjadi pengusaha.

Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDB, Kemas Danial pada saat memberikan kuliah umum bagi mahasiswa Universitas Terbuka Kabupaten Bangka di Sungailiat, Jumat (22/4) lalu.

"Mahasiswa adalah agen perubahan, karena itu mari kita berubah yang tadinya lulus bercita-cita jadi pekerja, sekarang harus punya cita-cita jadi pengusaha," ujar Kemas.

Mengutip data BPS 2016 dengan jumlah penduduk 252 juta, jumlah wirausaha non-pertanian yang menetap mencapai 7,8 juta orang atau 3,1%. Dengan demikian tingkat kewirausahaan Indonesia telah melampaui 2% dari populasi penduduk, sebagai syarat minimal suatu masyarakat akan sejahtera.

"Rasio wirausaha Indonesia yang pada 2014 lalu masih 1,67% kini berdasarkan data BPS sudah naik menjadi 3,1%. Ini menandakan perekonomian makin baik, iklim usaha juga baik," imbuh Kemas.

Kemas mengakui, rasio wirausaha sebesar 3,1% itu masih lebih rendah dibandingkan dengan negara lain seperti Malaysia 5%, China 10%, Singapura 7%, Jepang 11% maupun AS yang 12%. " Namun setidaknya sudah di atas batas minimal 2% dan itu akan terus berkembang," katanya.

Dalam hal dukungan akses permodalan, pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM telah menyediakan solusi dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan juga melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

LPDB merupakan satuan kerja dari Kementerian Koperasi dan UKM, yang bertugas untuk mengelola dana bergulir dalam bentuk pinjaman/pembiayaan kepada para pelaku Koperasi dan UKM.

"Paling kecil kalau basis koperasi Rp 150 juta, paling besar Rp 50 miliar tergantung modal koperasinya. Kalau sektor riil Rp 250 juta paling kecil, bisa pinjam sampai Rp 10 miliar. Lamanya pinjaman bisa kami berikan 3-5 tahun, kalau investasi bisa sampai 10 tahun," katanya.

Kemas pun mengajak para mahasiswa untuk memanfaatkan skim kredit murah seperti KUR dengan suku bunga 9%, dan dana bergulir LPDB dengan suku bunga 0,2%-0,3% per bulan. (RO/X-12)

Baca Juga

ANTARA/Fauzan

Menaker Sebut Posko THR DKI Jakarta Paling Banyak Terima Aduan

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 13 Mei 2021, 10:26 WIB
Posko THR 2021 DKI Jakarta sendiri, hingga 12 Mei 2021, telah menerima 111 aduan terkait...
Antara

Melonjaknya CPO Bakal Bikin Harga Cokelat hingga Kosmetik Terkerek

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 12 Mei 2021, 21:57 WIB
Harga minyak kelapa sawit dikabarkan telah melonjak lebih dari 120% dalam satu tahun...
DOK MI

Menteri BUMN Bentuk Panitia Holding BUMN Pangan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 12 Mei 2021, 19:09 WIB
MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendatangani pembentukan Panitia AntarKementerian tentang penyusunan rancangan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya